Jika Lalai, Tenaga Kesehatan di TTU Akan Ditindak Secara Tegas

Kefamenanu, medikastar.id

Tercatat bahwa hingga saat ini, angka kematian ibu melahirkan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Tengah Utara (TTU) sebanyak 11 kasus, Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan. Selain itu, ini juga disebabkan karena kurangnya sosialisasi dari pihak kesehatan kepada masyarakat tentang pemahaman hidup sehat. Hal ini disampaikan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes di Kantor DPRD TTU, Selasa, (06/11/18).

Dirinya mengungkapkan bahwa Ia menemukan banyak masalah terkait kesehatan, misalnya masih banyak petugas kesehatan yang lalai dalam pelayanan sampai di tingkat Puskesmas dan Polindes. Dikatakan olehnya bahwa petugas kesehatan, termasuk petugas yang tidak masuk Polindes akan ditindak tegas.

“Saya sidak keliling, banyak petugas yang tidak masuk Polindes. Oleh karena itu, untuk aparatur saya tindak tegas. Kemarin sudah diperiksa, ada 3 orang dan terancam hukuman berat. Apakah terancam kena hukuman pemecatan atau tidak, tergantung pemeriksaan oleh tim pemeriksa. Tetapi saya memang menginginkan untuk kita tindak tegas,” ungkapnya.

Menurut Raymundus, Puskesmas dan Polindes adalah tombak pelayanan paling bawah. Untuk itu, petugas kesehatan tidak hanya datang ke Polindes lalu duduk menunggu tetapi harus ada program untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Terutama terkait kesehatan ibu dan anak sejak hamil nol hari hingga bersalin. Hal ini dikarenakan sumber daya manusia di tingkat bawah rendah. Masyarakat, terutama suami juga tidak paham soal perawatan ibu hamil sehingga butuh diberi pemahaman. (Santos).

Baca Juga : TTU Masuk 15 Kabupaten Top Inovatif Indonesia