Kabupaten/Kota Diminta Segera Bentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Kota Kupang, medikastar.id

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menginstrusikan kabupaten/kota di seluruh wilayah NTT untuk segera membentuk gugus tugas penanganan Covid-19 demi mempercepat penanganan penyebaran penyakit tersebut. Pembentukan gugus tugas itu sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 yang diteken pada Jumat (13/3) lalu.

Dalam rapat koordinasi dengan para sekretaris daerah (Sekda) kabupaten/kota se-NTT di halaman Kantor Gubernur NTT, Jumat (20/3), Sekda Provinsi NTT Benediktus Polo Maing menjelaskan gugus tugas di kabupaten/kota tersebut bertugas mengawal pelaksanaan semua instruksi dari pusat maupun provinsi sebagai strategi mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2).

Selain itu, gugus tugas itu juga bertugas membuat kebijakan yang sifatnya lokal per kabupaten/kota dan mengoptimalkan penggunaan sumber dana APBD untuk menangani penyebaran atau perluasan virus tersebut. Optimalisasi penggunaan APBD yang diatur dalam SK Mendagri Nomor 40 itu antara lain dengan merevisi anggaran, menggunakan dana tanggap darurat, dan menggunakan uang kas yang ada untuk menangani Covid-19.

 “Jadi tidak hanya menunggu kapan ada dana dari provinsi dari pusat tetapi boleh menggunakan itu (dana APBD). Sedangkan hal-hal teknis tentunya sesuai pedoman, petunjuk, yang semua yang ada itu perlu dilakukan oleh masing-masing kabupaten/kota,” ujar Polo Maing.

Polo Maing juga menjelaskan, saat ini, di NTT sudah ada tiga rumah sakit rujukan pasien Covid-19. Namun, Pemrov juga sudah mengusulkan tambahan rumah sakit rujukan, mengingat kondisi geografi NTT yang terdiri dari pulau-pulau.

“Gubernur telah menetapkan 11 rumah sakit rujukan (termasuk tiga rumah sakit yang sudah ditetapkan sebelumnya) dan sudah kita usulkan kementeri kesehatan untuk ditindaklanjuti,” kata Polo Maing.

Nantinya di setiap pulau akan ada rumah sakit rujukan pasien Covid-19, 2 di Sumba, 2 di Timor, 3 di Flores, 1 di Lembata, 1 di Alor, 1 di Sabu, dan 1 di Rote. Meski demikian, Sekda juga meminta semua rumah sakit lain untuk mempersiapkan kondisi minimal penanganan kasus Covid-19.

“Ketika tiba-tiba kita ada persoalan lalu kita kapan menunggu ini. Ini kondisi darurat, mau tidak mau kita harus melakukan persiapan minimal bagi masing-masing daerah,” kata Polo Maing. (ens)

Baca juga: Sarana Prasana Penanganan Virus Corona di NTT Masih Minim, Masyarakat Diimbau Mencegah Penularan