Kadis Kehatan NTT: Masyarakat Tidak Perlu Takut Hadapi Pandemi Covid-19

medikastar.id

Virus corona bukan dihadapi dengan ketakutan. Karena ketakutan justru akan membuat imunitas seseorang turun.

“Yang paling penting, penyakit ini bukan dihadapi dengan ketakutan. Karena yang berbahaya bukan virusnya, melainkan takut itu sendiri”, kata Kepala Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTT, dr. Messerassi B.V. Ataupah.

Ia meminta agar masyarakat tidak mendengarkan atau melihat berita hoax yang nanti akan menimbulkan ketakutan. Masyarakat diminta untuk percaya pada apa yang dianjurkan oleh pemerintah yaitu tetap waspada.

Beliau menyampaikan bahwa berdasarkan ketentuan pemerintah, ada ada 4 kota yang menerapkan PPKM Level 4, yaitu Kota Kupang, Belu, Ende dan Kabupaten Sikka. Empat daerah tersebut dinilai masih harus menjalankan PPKM level 4 karena kriteria-kriteria kesehatan.

Dokter Messerassi juga mengatakan akan memerintahkan tim untuk lebih cermat dan teliti dalam menginput data terkait pasien Covid-19. Sehingga apa yang disampaikan pada masyarakat adalah data hari ini (real time) dan bukan data yang kemarin-kemarin.

Bersama Kementerian Sosial, beliau mengatakan bahwa sudah merapatkan tentang Aplikasi Nar. Dimana aplikasi tersebut untuk menampilkan record data yang real time.

Beliau juga mengingatkan agar masyarakat untuk tetap melakukan vaksinasi  untuk mencegah penyebaran mata rantai virus corona. Dr. Messerassi memberi pengertian karena saat masyarakat bepergian keluar rumah dan ketika pulang justru membawa virus untuk orang-orang tua yang berada di rumah. Karena angka kematian Covid-19 banyak disumbangkan oleh para lansia.

Dan juga untuk bisa melindungi diri terutama untuk orang-orang yang memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, jantung dan sesak napas.

Kadis juga mengatakan bahwa pemerintah akan berusaha keras untuk menyediakan vaksin dan memberikannya pada masyarakat. Tidak hanya itu, beliau meminta kerjasama dari masyarakat untuk selalu waspada dengan disiplin dalam melakukan prokes, selalu memakai masker dan tidak perlu takut. (*/ctr)

Baca juga: Vaksinasi untuk Penyintas Covid-19 Dilakukan 3 Bulan Setelah Dinyatakan Sembuh