Kadis Kesehatan NTT Pastikan Belum Ada Kasus Virus Corona di NTT

Kota Kupang, medikastar.id

Virus corona (2019-nCoV) yang saat ini tengah melanda China dan beberapa Negara lainnya telah membuat korban terus berjatuhan. Berdasarkan informasi Komisi Kesehatan Nasional Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada 26 Januari 2020 pukul 13:48 waktu setempat, jumlah pasien akibat nCoV mencapai 2.762 orang, total suspek 5.764 orang, dan 80 orang di antaranya meninggal dunia.

Negara-negara lain, selain China yang sudah terjangkit virus ini antara lain Hongkong, Thailand, Macau, Amerika Serikat, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, Prancis, Vietnam, Kanada, dan Nepal.

Mengingat betapa berbahayanya virus ini dan penyebarannya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan rekomendasi untuk seluruh Negara. Rekomendasi tersebut, yakni, pertama pembatasan keluar masuk wilayah di sekitar Wuhan. Kedua, mengharuskan pemerintah RRT melakukan skrining ketat kepada warganya melalui pemeriksaan kesehatan untuk memastikan tidak ada yang menderita. Ketiga, seluruh dunia melakukan pemeriksaan ketat terhadap warga RRT.

Di Indonesia, Sektretaris Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Achmad Yurianto mengatakan bahwa pihak Kemenkes telah menguatkan kembali upaya cegah tangkal, memberdayakan masyarakat di dalam negeri agar tidak ada kepanikan, dan mengimplementasikan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap virus nCoV.

“Terkait cegah tangkal, seluruh bandara dan pelabuhan sudah ada SOP penanganan dalam mencegah nCoV. Mekanismenya koordinasi dan kerja sama dengan otoritas bandara, sehingga semua pilot penerbangan dari wilayah terjangkit nCoV ke Indonesia wajib melaporkan kalau ada penumpang yang sakit,” katanya.

Para penumpang juga akan diberi health alert card. Pada kartu itu tercantum imbauan bahwa jika dalam 14 hari terasa gejala influenza maka diimbau periksa ke Fasyankes dan menunjukkan kartu tersebut.

Di NTT, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Dominikus Mere, M.Kes sebagaimana dilansir oleh kumparan.com memastikan bahwa belum ada kasus virus corona.

Dikatakan demikian, sebab dalam rangka mengantisipasi virus tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang agar mengaktifkan 9 Thermal Scanner atau alat deteksi panas suhu tubuh manusia.

9 Thermal Scanner ini masing-masing ditempatkan di beberapa tempat, seperti di Bandara El Tari Kupang, Pos Lintas Batas Negara Motaain di Kabupaten Belu, PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka dan di Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Menurutnya, hingga saat ini pihak-pihak yang bertugas di 2 bandara dan 2 Pos Lintas Batas Negara tersebut belum memberikan laporan soal adanya pelintas batas atau penumpang yang kemungkinan tertular virus corona.

Walaupun belum ada kasus virus corona di NTT, drg. Dominikus menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengantisipasi masuknya virus tersebut ke wilayah NTT. Selain itu, dirinya juga menghimbau agar seluruh masyarakat NTT tetap tenang menyikapi kondisi yang terjadi di dunia saat ini akibat virus tersebut. (*/Red/TommyAquino-kumparan.com)

Baca Juga: Kemenkes: Seluruh Bandara & Pelabuhan Sudah Ada SOP Cegah Virus Corona