Borong, medikastar.id
Penyakit campak dan rubella memang cukup umum ditemukan di Indonesia. Bahaya yang mengintai dari serangan campak dan rubella ini pun tidak boleh dianggap remeh. Penyakit ini bisa menyebabkan kematian.
Salah seorang anggota TNI, Gasperi Jaik, ketika ditemui Medika Star di Borong, Jumat (13/07/2018) menuturkan bahwa kegiatan Sosialisasi Kampanye Measless Rubella (MR) yang diselenggarakan oleh Puskesmas Borong beberapa waktu lalu sangat penting.
Imunisasi campak dan rubella, lanjutnya, sangat berkaitan erat dengan masalah kesehatan anak-anak di masa yang akan datang, khususnya anak yang masih berusia sembilan bulan sampai lima belas tahun.
“Anak-anak kita wajib mendapatkan imunisasi campak dan rubella. Melalui imunisasi campak dan rubella, anak-anak kita ke depan menjadi sehat dan tidak terkena penyakit campak dan rubella. Anak yang sehat tentu dapat membanggakan bangsa Indonesia,” tutur Jaik.
Jaik menjelaskan bahwa pihak TNI sangat termotivasi untuk merespon masalah seperti ini. TNI, menurutnya, sangat mencintai aspek kesehatan.
Menurutnya, masalah yang sering terjadi di pedesaan adalah tidak sampainya informasi mengenai Measless Rubella kepada masyarakat. Semestinya, tambah Jaik, informasi ini harus diketahui oleh semua kalangan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengetahui betapa pentingnya imunisasi capak bagi anak-anak.
“Persoalan ini menjadi perhatian khusus bagi kami terlebih khusus kami yang Babinsa karena kami yang terjun langsung di tengah masyarakat. Kami dari pihak TNI mengharapkan semua lapisan masyarakat memberikan dukungan, supaya kegiatan ini tidak mengalami kendala,” sambungnya.
Dikatakan pula bahwa pihaknya selalu memberikan penegasan kepada kepala desa dan warga untuk selalu berprilaku sehat. Misalnya membuang sampah pada tempatnya, makan makanan yang bergizi, mencuci tangan sebelum makan, dan juga memiliki jamban yang baik dan bersih.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Puskesmas Borong menggelar kegiatan sosialisasi kampanye Measless Rubella (MR). Dalam kegiatan ini Puskesmas bekerjasama dengan berbagai sektor, di antaranya tenaga kesehatan, Guru, Kader Posyandu, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lainnya. (Mull)
Baca Juga : Dinkes Manggarai Launching Germas

