Kota Kupang, medikastar.id
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar lomba berceritera bagi siswa Sekolah Dasar (SD) se-provinsi NTT. Berlangsung di Hotel Papa John’s Kupang, para peserta lomba yang terdiri dari 14 siswa SD dari 14 Kabupaten/Kota di NTT menceriterakan dongeng-dongeng yang berasal dari NTT kepada seluruh penonton yang hadir.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTT, Ir. Stefanus I. Ratoe Odjoe, MT menjelaskan bahwa lomba ini dilaksanakan untuk menumbuhkembangkan kegemaran membaca dalam diri anak-anak serta kecintaan mereka terhadap karya budaya bangsa melalui bacaan atau buku secara manual maupun online. Lomba ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan literasi di NTT.
“Lomba ini juga untuk mengangkat dan mempopulerkan buku-buku ceritera daerah yang mengandung nilai-nilai kehidupan yang baik. Selain itu, lomba juga bertujuan agar dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap karya budaya bangsa,” tuturnya.
Stefanus juga mengatakan bahwa kegemaran membaca anak perlu ditanamkan sejak dini dan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, upaya untuk menumbuhkan kebiasaan membaca ini perlu dilakukan secara bersama-sama dalam bingkai kolaborasi, antara keluarga, sekolah, dan pemerintah.

Senada, ketua panitia kegiatan, Bole F.Bengngu, S.Sos juga mengatakan bahwa lomba bercerita merupakan upaya untuk menanamkan kegemaran membaca di dalam diri anak sejak dini, sehingga anak dapat terbiasa untuk membaca.
“Ketika anak terbiasa membaca, maka Ia akan berkembang menjadi seorang pembaca yang baik, dan nilai-nilai kehidupan yang diperoleh dari bahan bacaan akan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Bole juga mengatakan bahwa Juara I dalam lomba ini akan mewakili provinsi NTT di ajang lomba bercerita tingkat nasional di bulan September nanti. Oleh karenanya, pihaknya telah berkoordinasi dengan dewan juri sehingga peraih juara dalam lomba ini nantinya akan dibimbing secara khusus lagi oleh para juri untuk menghadapi perlombaan di tingkat nasional nanti.
Sementara itu, Prima Jeanny Kolo, S.Pd, guru pendamping siswa SDK Maria Ferari Kabupaten Sikka, mengatakan bahwa lomba ini merupakan langkah yang sangat baik untuk menumbuhkan minat baca siswa di tengah maraknya penggunaan gadget di kalangan anak.

“Lomba ini juga sangat bermanfaat untuk kita terus menggelorakan gerakan literasi yang juga tengah diupayakan oleh gubernur NTT, Viktor Laiskodat. Selain itu, ini juga penting bagi anak untuk terus mencintai karya budaya yang saat ini sudah mulai luntur,” tuturnya.
Juara I dalam lomba ini diraih oleh Cantika G. Modok, siswi SD bertingkat 2, Naikoten Kota Kupang; juara II diraih oleh Stefanus An Take Kolin, siswa SDK Lebao Tengah 2, Flores Timur; juara III diraih oleh Tiara Dominik Soree, siswi SDK St.Angel Atambua, Belu; dan juara harapan I oleh I Dewa Gede Jyotisha dari SDK Maria Ferrari Maumere, Sikka. (*)
Baca Juga: 43 Nakes Nusantara Sehat Resmi Bertugas di NTT

