medikastar.id
Meski baru berusia 10 tahun, Jaden Lianto membuktikan diri sebagai seorang pengkotbah yang luar biasa. Tampil di Gereja Impact Community Indonesia (ICI) di Jakarta pada tanggal 8 April 2023, siswa Excellent Spirit Christian School (ESCS) Kupang itu mampu menggugah hati ratusan anak-anak dan remaja ICI.
Jaden tampil dengan kotbah berjudul “Jesus Is My Super Hero – We Are The Reason”. Melalui kotbah itu ia menyampaikan pesan tentang pengorbanan dan kasih Yesus kepada umat manusia. Ia menggunakan contoh-contoh pahlawan fiksi seperti Spiderman, Batman, dan Superman, yang rela mengorbankan diri demi keadilan dan kebenaran.
Dia lalu menunjukkan bahwa Yesus adalah pahlawan sejati dan alasan terbesar mengapa kita harus mau mengorbankan diri untuk sesama. Jaden juga mengajak para hadirin untuk mengenal Yesus lebih dekat dan menjadikannya sebagai panutan hidup.
“Yang dimaksudkan dalam firman Tuhan “dunia” adalah Saya dan saudara. Kita adalah alasannya kenapa Ia mau berkorban mati di kayu salib supaya saya, kamu, dan kita semua bisa diselamatkan. Sehingga, hari ini kita punya alasan untuk hidup dan hidup kita sangat berarti dan sangat mahal karena Ia mengorbankan darah bahkan nyawaNya,” ujar Jaden dalam kotbahnya.

“Mari kita menjadi pahlawan-pahlawan Tuhan, melayani Tuhan sepanjang hidup kita, mengisi hidup kita dengan kebaikan untuk memuliakan Tuhan. Karena kita telah ditebus dan hidup kita sangat berharga,” ajak Jaden yang didampingi ayahnya, Bobby Lianto, seorang pengusaha sukses dan Ketua Asosiasi Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT.
Khotbah Jaden mendapat sambutan hangat dan pujian dari ratusan anak-anak dan remaja yang hadir di ICI. Banyak yang terkesan dengan keberanian, kecerdasan, dan keimanan Jaden. Khotbah Jaden juga menjadi viral di media sosial, dengan banyak orang yang menyebutnya sebagai inspirasi dan motivasi. Beberapa bahkan menyatakan bahwa Jaden adalah anugerah dari Tuhan dan contoh bagi generasi muda.
Tidak hanya berbakat dalam berkhotbah, Jaden juga menunjukkan prestasi akademik yang luar biasa. Dia berhasil meraih peringkat ketiga dalam kompetisi National Spelling Bee yang diselenggarakan oleh EF (English First), mewakili ESCS Kupang dan bersaing dengan ribuan siswa lain dari seluruh Indonesia.
Keberhasilan Jaden menunjukkan bahwa ESCS Kupang, sebagai salah satu sekolah internasional yang menggunakan kurikulum internasional Accelerated Christian Education ACE), dapat menghasilkan siswa yang unggul dan berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk dalam berkhotbah.
Kurikulum ACE adalah kurikulum akademik yang mencakup pengembangan pengetahuan, talenta, dan pembangunan karakter yang bersumber dari terang Firman Tuhan dalam Alkitab. Melalui kurikulum ini, para siswa ESCS Kupang belajar mata pelajaran dengan dasar firman Tuhan dan belajar nilai-nilai dari Kristus.
“Di sekolah ini semua anak membaca Alkitab setiap hari dan semua anak anak fasih berbahasa Inggris. Mereka juga terbiasa tampil berbicara di depan orang banyak melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Karena itu tidak heran Jaden bisa tampil memukau sebagai pengkotbah di Jakarta,” ujar Kepala ESCS Kupang, Sandy Neolaka.
“Kami sangat bangga dengan apa yang sudah ditunjukkan Jaden dan kami berharap dia dapat terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat,” lanjut Neolaka. (*)
Baca juga: ESCS Kupang, Sekolah Favorit dengan Kurikulum Internasional

