medikastar.id – Fisioterapi merupakan sebuah proses rehabilitasi yang dilakukan agar seseorang dapat terhindar dari risiko cacat fisik karena cedera atau sebuah penyakit. Terapi ini dilakukan dengan cara melakukan latihan fisik, terapi manual, dan juga pemberian edukasi serta saran pengobatan.
Terapi fisioterapi dilakukan untuk mengembalikan fungsi dan gerakan tubuh setelah mengalami cedera atau terserang penyakit. Jika seseorang mengalami cedera, fisioterapi dilakukan untuk mengurangi dampaknya.
Lantas, bagaimana prosedur untuk melaksanakan terapi fisioterapi?
Persiapan Fisioterapi
Sebelum memulai terapi fisioterapi, pertama-tama dokter akan melakukan pemeriksaan dan penilaian kondisi untuk menentukan program terapi yang dibutuhkan. Pasien juga dianjurkan untuk mendiskusikan pada dokter tentang tujuan, keuntungan, risiko dan hasil akhir yang diharapkan program sebelum fisioterapi dilakukan.
Pelaksanaan Fisioterapi
Dalam melakukan terapi fisioterapi, jumlah sesi dilakukan tergantung pada rencana program dan teknik fisioterapi yang digunakan. Pada umumnya, fisioterapi dilakukan selama 30-60 menit per sesi. Frekuensi dan durasinya pun dapat berubah, disesuaikan dengan hasil fisioterapi terakhir.
Berikut tiga pendekatan utama dalam melakukan terapi fisioterapi:
Terapi manual
Pelaksanaannya menggunakan fisioterapis yang membantu untuk menggerakkan, memijat, dan juga memanipulasi jaringan tubuh yang terganggu.
Terapi ini bermanfaat untuk meningkatkan rentang gerak tubuh, melancarkan aliran darah, mengatasi nyeri, serta memberi relaksasi pada tubuh.
Latihan dan pergerakan
Pendekatan ini menggunakan tongkat sebagai alat bantu atau bisa juga dilakukan di dalam air (hidroterapi). Disini, fisioterapis akan membantu pelaksanaan sesi terapi dan mengajarkan pasien gerakan latihan yang dapat dilakukan di rumah.
Edukasi dan saran
Pada bagian ini dilakukan pendekatan seperti pengenalan gaya hidup sehat serta memberi saran mengenai posisi tubuh yang benar saat beraktivitas untuk mengurangi risiko cedera dan nyeri.
Selain itu, fisioterapi juga memiliki teknik lain untuk membantu proses penyembuhan, seperti Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal listrik ke daerah yang mengalami nyeri.
Ada juga terapi ultrasound yang menggunakan gelombang frekuensi tinggi untuk mengurangi rasa nyeri, ketegangan dan juga dapat mempercepat proses pemulihan.
Setelah Fisioterapi
Setelah melakukan terapi, pasien disarankan untuk menemui dokter fisioterapi untuk melihat perkembangan dan mengevaluasi program yang sudah dilakukan.
Sebaiknya, pasien juga harus menerapkan latihan yang bisa dilakukan di rumah agar mencegah kekambuhan dan komplikasi akibat cedera.
Apa saja yang bisa disembuhkan melalui fisioterapi?
Fisioterapi banyak dilakukan pada orang yang mengalami cedera pada sendi, arthritis (radang sendi), osteoporosis, sindrom carpal tunnel, masalah pada punggung dan fleksibilitas, inkontinensia (sulit menahan buang air), sakit leher, sakit kepala, serta gangguan muskuloskeletal dan multiple sclerosis.
Dimanakah dapat melakukan fisioterapi?
Fisioterapi dapat dilakukan di rumah sakit atau pun di klinik dengan rentan biaya yang beragam. Eits, anda juga bisa lho melakukan fisioterapi langsung di rumah anda dengan Klinik King Care.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai fisioterapi, anda bisa langsung menghubungi Klinik King Care di nomor 0813-3700-1461 atau 0812-3662-6074 (WA). Anda juga bisa langsung mengunjungi Klinik King Care di Kompleks Rukoku, Jl. Frans Seda No.8E, Fatululi, Oebobo, Kota Kupang.
Untuk masyarakat wilayah Flores bisa menghubungi Klinik King Care Maumere di nomor 0813 3927 2965 atau 0813 3927 2975 (WA). Atau Klinik King Care Labuan Bajo di nomor berikut: 0813-5321-4863 atau 0813-5321-4864 (WA) (*/adv).
Baca juga: Penerimaan Mahasiswa Baru Poltekkes Kupang Jalur SIMAMA Telah Dibuka, Ini Info Lengkapnya

