Mengenal Kanker Langka Limfoma DLBCL yang Diderita Ari Lasso

kanker ari lasso

medikastar.id

Dunia hiburan kembali diramaikan oleh pengakuan penyanyi Ari Lasso melalui Deddy Corbuzier Podcast bahwa  dirinya mengidap penyakit kanker Diffuse Large B-Cell Lymphoma (DLBCL).

Mari kita kenali tentang kanker langka dan jarang terdengar yang menyerang pelantun lagu “Pupus” itu.

Apa itu kanker limfoma DLBCL?

Lymphoma Research Foundation mengatakan bahwa DLBCL adalah jenis kanker non-Hodgkin atau kanker yang berkembang pada sistem limfatik seperti sumsum tulang, timus, limpa, dan kelenjar getah bening yang menjadi bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Yang membedakan antara kanker DLBCL dengan limfoma lainnya adalah karena berasal dari limfosit B yang merupakan salah satu jenis sel darah putih yang bertugas untuk memproduksi antibodi pada kelenjar getah bening. Kelenjar tersebut terletak pada leher, selangkangan dan juga ketiak. Selain itu, limfoma juga dapat tumbuh pada saluran pencernaan, testis, tiroid, kulit, payudara, tulang, otak , dan organ tubuh lainnya.

Apa penyebab kanker limfoma DLBCL?

Hingga saat ini, penyebab kanker langka limfoma DLBCL belum diketahui secara pasti oleh para dokter.

Tetapi perlu diketahui ada fakto-faktor yang berisiko seperti pria yang berusia pertengahan atau rata-rata orang didiagnosis pada usia 64 tahun dan juga bukan orang Asia atau Afrika – Amerika.

Selanjutnya, peluang untuk terserang DLBCL dapat meningkat jika seseorang memiliki penyakit autoimun dan pernah dirawat dengan radiasi juga kemoterapi sebelumnya.

Apa gejala yang ditimbulkan kanker limfoma DLBCL?

Gejala paling umum yang ditimbulkan kanker limfoma DLBCL adalah terjadinya pembengkakan atau benjolan pada selangkangan, ketiak atau leher. Awalnya seringkali pembengkakan tersebut memang tidak terasa menyakitkan. Namun dapat bertumbuh dan menyebabkan rasa sakit. Selain pada ketiga area diatas, sekitar 40% orang pengidap DLBCL benjolan muncul di area lain seperti perut atau usus.

Adapun gejala lain yang muncul adalah deman, keringat di malam hari, berat badan menurun, nyeri pada perut atau dada, batu dan sesak napas.

Berdasarkan penjelasan diatas, sebaiknya Anda tidak mengabaikan jika mulai merasa dan mengetahui adanya benjolan pada area selangkangan, ketiak atau leher. Jika gejala-gejala lainnya juga mulai muncul, segera periksakan diri ke dokter agar segera mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Namun, jika mengalami gejala tersebut juga bukan berarti anda positif mengidap kanker limfoma DLBCL. Lakukanlah pemeriksaan secara menyeluruh untuk dapat mengetahui kondisi anda dengan jelas dan tepat. (*)

Baca juga: Tolak Terapkan PPKM Level 4, Pemkab Kupang Minta Ditinjau Kembali