Kota Kupang, medikastar.id
Dalam rangka merayakan HUT ke-22 Kota Kupang, pemerintah Kota Kupang menggelar festival Bose, Se’i, dan Lu’at (BSL). Festival ini akan dilangsungkan di arena car free day, Jln. El Tari Kupang, Sabtu (21/04/18). Ditargetkan sekitar 10 ribu hingga 20 ribu porsi bose, se’i, dan lu’at siap dikonsumsi oleh masyarakat dalam festival ini.
Terkait festival tersebut, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menegaskan bahwa pihaknya benar-benar memperhatikan aspek higienitas dan kebersihan bose, se’i, dan lu’at yang akan disajikan. Dengan demikian, makanan tersebut tidak lantas menimbulkan penyakit bagi mereka yang mengkonsumsi.
“Kesehatan dan kebersihan makanan harus dijaga betul-betul. Ada penutup makanan, dan sebagainya, sehingga tidak menimbulkan penyakit untuk mereka yang mengkomsumsi,” tegasnya dalam konferensi pers bersama awak media di ruang rapat utama garuda Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (20/04/18).
Dirinya juga meminta agar soal kesehatan dan kebersihan makanan ini ditegaskan kembali di berbagai pihak yang berpartisipasi dalam festival BSL.
Festival ini akan diikuti oleh berbagai instansi di lingkup pemerintah kota kupang. Selain itu, berbagai pihak lain pun turut berpartisipasi, seperti BUMN, Bank, Koperasi, paguyuban berbagai etnis, lembaga agama, Hotel, rumah sakit, apotik, BPJS kesehatan, TNI/Polri, Restaurant, dan masyarakat umum.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, festival BSL ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar tetap mengkonsumsi dan melestarikan makanan khas daerah NTT. Diharapkan ke depan BSL menjadi kuliner khas Kota Kupang yang mudah diperoleh dan gemar dikonsumsi serta menjadi daya tarik wisata. (Jef)
Baca juga: Gelar Festival Kuliner, Pemkot Kupang Sediakan 10 Ribu Porsi Bose, Se’i, dan Lu’at

