Penggunaan Masker Kain dalam Menangkal Corona

medikastar.id – Masker menjadi salah satu benda yang langka di masa-masa sekarang ini. Kelangkaan ini disebabkan oleh pandemi covid-19 yang sedang berlangsung. Banyak orang berbondong-bondong memborong masker bedah (Surgical mask) di apotek dan tempat penjualan lainnya.

Baru-baru ini masker kain direkomendasikan untuk digunakan oleh orang sehat. Rekomendasi tersebut bertujuan untuk mencegah infeksi virus yang makin hari kian menyebar dengan cepat.

Masker kain bisa dibuat menggunakan bahan kain bersih yang berada di rumah atau kain yang dibeli. Penggunaan masker kain diberlakukan jika orang sehat berada di tempat umum.

Penggunaan masker sebelumnya hanya diberlakukan bagi para tenaga medis dan orang yang sakit. Akan tetapi, saat ini orang sehat disarankan untuk menggunakan masker di tempat umum. Hal tersebut bertujuan agar masker bedah yang tersedia bisa diperuntukkan untuk orang sakit dan tenaga medis. Selain itu, masker kain yang dibuat dengan cara yang benar juga cukup efektif untuk menangkal infeksi virus.

Sesuai hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus sebanyak 70%.” Kata Wiku Adisasmito dari Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan masker kain. Masker kain harus pas dan nyaman bagi wajah, serta memiliki pengait telinga agar tidak lepas dan longgar. Selanjutnya, masker harus dibuat dari beberapa lapis kain. Masker kain yang digunakan harus memungkinkan pengguna untuk bernapas, serta dapat dicuci dan dikeringkan tanpa merusak atau mengubah bentuknya.

Tiga lapisan dalam masker akan meningkatkan tingkat keefektivan masker dalam menangkal virus. Cara pembuatan masker kain dapat disesuaikan dengan wajah. Pastikan juga tangan yang digunakan bersih dan harus menutupi hidung hingga dagu, serta tidak longgar.” Jelas Wiku.

Terdapat banyak cara untuk dapat membuat masker kain di rumah. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan tutorial cara membuat masker dengan cara dijahit.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan antara lain kain yang bersih berbahan katun; potongan karet, tali atau strip kain yang elastis sebagai pengait di telinga; gunting, jarum dan benang (bisa menggunakan mesin jahit atau dijahit manual).

Terdapat beberapa langkah pembuatan. Langkah pertama, potong kain berukuran 10×6 inci dan dibuat sebanyak tiga lembar yang sama. Gunakan juga kapas yang dirajut rapat, seperti kain quilting atau seprai katun. Tumpuk ketiga kain yang telah dipotong tersebut dan dijahit menjadi satu bagian.

Langkah kedua, lipat kedua sisi panjang (atas dan bawah) sebanyak ¼ inci. Selanjutnya, lipat sisi pendek (kiri dan kanan) sebanyak ½ inci. Setelah itu, jahit dari bagian atas ke bawah pada kedua sisi.

Langkah ketiga, masukan karet atau tali elastis pada kedua sisi kain yang telah dijahit. Masukan melalui lubang celah jahitan tersebut. Lalu, ikat ujung tali elastis dengan kuat. Bagian ini akan berfungsi sebagai pengait. Pastikan tali tersebut tidak terlalu rapat atau longgar agar masker menjadi nyaman dan tidak mudah lepas.

Langkah keempat, tarik simpul tali yang telah diikat secara perlahan, lalu cocokkan dengan wajah. Setelah itu, jahitlah tali simpul tersebut agar lebih kuat dan tidak mudah terlepas.

Masker kain hendaknya dibuat lebih dari satu agar bisa diganti dan dicuci secara rutin. Masker kain perlu dicuci menggunakan sabun. Pastikan dicuci secara bersih agar bakteri atau virus tidak tertinggal.

Masker kain sebaiknya diganti apabila basah dan dicuci dengan sabun secara rutin. Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki beberapa masker kain.” Jelas Wiku.

Penggunaan masker kain alangkah baiknya diikuti oleh tindakan pencegahan yang efektif lainnya. Terapkan juga upaya pencegahan seperti rajin mencuci tangan, physical distancing, beraktivitas dari rumah, dan menjaga kesehatan.

Pada saat seperti ini, orang sehat yang berada di tempat umum sebaiknya menggunakan masker kain. Dengan menggunakan masker kain, masyarakat sudah ikut membantu mencegah penularan corona. Selain itu, masker bedah (Surgical mask) yang ada juga bisa diperuntukkan bagi orang yang sedang sakit dan para tenaga medis. (har)

Baca juga: Pemerintah Wajibkan Semua Warga Pakai Masker Kain saat Keluar Rumah