Pharmacy Fun Fest Uno, Ajang Kreasi Mahasiswa Prodi Farmasi Poltekkes Kupang

Kota Kupang, medikastar.id

Program Studi (Prodi) Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang di bawah komando Maria Hilaria SSi, S.Farm.Apt.,M.Si membuat sebuah gebrakan yang sangat menarik, yakni dengan menggelar acara Pharmacy Fun Fest Uno 2019. Gelaran yang berlangsung di halaman Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang, Sabtu (13/04/19) ini mengangkat tema, “Katong Farmasi, Katong Cinta Budaya.”

Dalam Pharmacy Fun Fest Uno 2019 dilaksanakan serangkain kegiatan, seperti color fun, flash mob, pameran seni ilmiah dan budaya, dan malam pentas seni budaya serta fashion show tenun ikat NTT. Secara khusus dalam pameran seni ilmiah dan budaya, dipamerkan hasil kreativitas mahasiswa berupa hasil olahan dari kelor, dari faloak, dan ada juga dari tanaman khas NTT lainnya. Ada pula pameran lukisan dari RS Jiwa Naimata.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R.H Kristina, SKM., M.Kes yang diwakili oleh Kasubag Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama; Ishak Djari, SE, MM. Hadir pula para dosen Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang dan tamu undangan lainnya. Selain itu, Pharmacy Fun Fest Uno 2019 ini juga menghadirkan Putri Pariwisata NTT 2018, Maria Jenny Claudyanti Johandra Besin yang memberikan motivasi khusus bagi para mahasiswa.

Ingin Belajar Langsung di Rumah? Klik untuk Terhubung dengan Branded Home Private

Maria Hilaria SSi, S.Farm.Apt.,M.Si, Ketua Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang menjelaskan bahwa Pharmacy Fun Fest Uno 2019 sejatinya merupakan acara yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang.

“Ini memang kegiatan pertama kita yang dilaksanakan oleh panitia yang terdiri dari para mahasiswa. Sudah saatnya mahasiswa diberikan ruang untuk mengembangkan kreatifitas mereka, sehingga program studi Farmasi memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk mahasiswa berkreasi. Para dosen mendukung dari belakang,” tuturnya.

Menurut Maria, melalui kegiatan seperti ini, pihaknya menampung kreatifitas mahasiswa, sehingga mahasiswa sejak dini mempersiapkan diri untuk berorganisasi dan merancang sebuah kegiatan agar dapat dilaksanakan dengan baik.

Terkait Pharmacy Fun Fest Uno 2019, Maria memaparkan bahwa Fun mengandung makna bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suasana kegembiraan dan kebahagiaan. Sementara Fest memiliki arti bahwa di samping kegembiraan yang ditampilkan, mahasiwa juga diajak untuk mempromosikan budaya NTT, baik itu berupa lagu, tarian, atau juga tenun ikat daerah NTT.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R.H Kristina, SKM., M.Kes yang diwakili oleh Kasubag Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama; Ishak Djari, SE, MM memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh Prodi Farmasi.

Baca Juga: 5 Sosok Tenaga Kesehatan yang Ikut Bertarung dalam Ajang Pileg 2019

“Acara ini merupakan sebuah acara yang sangat luar biasa. Walaupun ini baru pertama kali dilaksanakan, tetapi antusias dari mahasiswa sangat-sangat luar biasa,” ujarnya.

Ishak juga menjelaskan bahwa NTT merupakan sebuah daerah yang memiliki budaya yang sangat banyak, beragam, dan sangat bernilai harganya. Oleh karenanya, rasa cinta pada budaya NTT perlu dipupuk dan dibina agar jangan sampai budaya ini tinggalkan.

“Kita tahu bahwa budaya di NTT ini cukup banyak dan bisa mengangkat nama daerah kita, sehingga harus kita lestarikan,” ujarnya.

Ia pun berharapan agar kegiatan ini terus dilanjutkan di waktu-waktu yang akan datang.

Terpisah, salah satu mahasiswa Prodi Farmasi yang juga merupakan Duta Prodi Farmasi, Jean Talan menuturkan bahwa acara tersebut telah disiapkan sejak 2 minggu yang lalu oleh para mahasiswa Prodi Farmasi. Selain merancang kegiatan, para mahasiswa juga terlibat secara langsung dalam penggalangan dana demi kesuksesan acara ini.

Jean melihat bahwa dengan adanya kegiatan seperti ini, keakraban di antara mahasiswa semakin terjalin.

“Dengan kegiatan ini kami juga belajar berorganisasi, belajar untuk bekerja sama di dalam tim, dan juga belajar bagaimana kami harus mengatur sebuah acara,” tuturnya. (*red)

Baca Juga: Pemerintah Akan Kawal Kasus Penganiayaan AY Hingga Tuntas