Puluhan Ibu Peroleh Layanan KB di Puskesmas Waiwadan

Larantuka, medikastar.id

Pelayanan KB yang berkualitas dan merata memiliki kedudukan yang strategis. Ini merupakan bagian dari upaya komperensif untuk menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) dan sebagai bagian dari program KKB. UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 78 menyatakan bahwa pelayanan Kesehatan dalam KB dimaksudkan untuk pengaturan kehamilan bagi pasangan usia subur untuk membentuk generasi penerus yang sehat dan cerdas dan pemerintah bertanggung jawab dan menjamin ketersediaan tenaga, fasilitas pelayanan, alat dan obat dalam memberikan pelayanan KB yang aman, bermutu dan terjangkau oleh masyarakat.

Dalam kaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi NTT dalam hal ini Dinas KB Provinsi NTT bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Flores Timur dan Puskesmas Waiwadan melaksanakan kegiatan terpadu yang berpusat di Puskesmas Waiwadan. Kegiatan ini menghadirkan bidan desa yang tersebar di 18 Desa se-kecamatan Adonara Barat dan calon akseptor. Semua Bidan ditargetkan untuk membawa calon akseptor sebanyak 10 akseptor. Tercatat bahwa puluhan ibu memperoleh pelayanan KB pada kesempatan itu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Jaminan Pelayanan KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Flores Timur, Fransiskus Pain Ratu, SKM bersama Tim. PLKB Kecamatan Adonara Barat, Kepala Puskesmas Waiwadan, Dokter Puskesmas, Dokter Internsip Puskesmas dan Bidan Senior Puskesmas turut hadir dalam moment ini.

Fransiskus Pain Ratu dalam arahan awal berkaitan dengan kegiatan ini menyampaikan bahwa pendekatan pelayanan ke daerah terpencil seperti ini merupakan sebuah hal yang sangat bagus dan perlu dilaknsakan terus-menerus.

Saat ini, pencapaian Program KB di Puskesmas Waiwadan ialah 71% dari target Kabupaten 75%. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan capaian yang ada.

Dalam moment tersebut, pelayanan KB berlangsung di Ruangan Bersalin dan Poli KB yang dikoordinir langsung oleh dr. Sanny dan Bikor Puskesmas, Susilowaty, SST. Para calon akseptor didampingi oleh Petugas PLKB kecamatan dan bidan desa diberikan konseling sebelum dilakukan pelayanan.

Terpantau, pengelola KB Puskesmas Waiwadan, Kristina Adelia Eby sangat antusias dengan kegiatan ini. Harapan bidan Eby, kegiatan ini berlanjut karena calon akseptor sangat antusias. Bahwa walaupun datang dari daerah yang terpencil dan dalam kondisi hujan, mereka tetap berjuang datang ke Puskesmas untuk mendapatkan Pelayanan.

Dalam proses pelayanan KB hari tersebut, sekitar 70an ibu yang hadir semuanya terlayani dengan baik. Jenis pelayanan KB pada saat itu, antara lain: pemasangan Implan sebanyak 30 ibu, IUD sebanyak 5 ibu. Sementara sisanya dilakukan konseling karena terbatasnya Alkon yang disiapkan dari Kabupaten.

Dengan kegiatan ini, capaian program Pelayanan KB untuk Puskesmas Waiwadan bisa mencapai Target SPM  Kabupaten untuk tahun 2018. (*/red/Niko Kopong)

Baca Juga : 4 Buku Publikasi PPPA 2018 Gambarkan Kondis Perempuan dan Anak