Ribuan Anggota THS-THS Keuskupan Atambua Ikut Prosesi Kerahiman Ilahi

Kefamenanu, medikastar.id

Ribuan anggota Pencak Silat Pendidikan Tunggal Hati Seminari dan Tunggal Hati Maria (THS-THM) Keuskupan Atambua mengikuti prosesi Kerahiman Ilahi di Paroki Santa Maria yang Diangkat Ke Surga-Eban, Kecamatan Miomaffo Barat (Dekenat Kefamenanu). Tidak saja anggota THS-THM Keuskupan Atambua, namun THS-THM dari keuskupan lain juga turut hadir, seperti Keuskupan Agung Kupang dan dari negara tetangga, Timor Leste serta Kelompok Devosi Kerahiman Ilahi.

Kegiatan ini berlangsung sejak hari Sabtu (27/04/2019) hingga hari Minggu (28/04/2019) dengan perarakan gambar dan arca Yesus Kerahiman Ilahi yang bertuliskan, “Yesus, Engaku AndalanKu” dari Paroki Bijaepasu hingga Paroki Eban.

Penutupan misa Prosesi Novena Kerahiman ini sendiri dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku dan sembilan Pastor lainnya dengan tema “Satu jiwa seribu wajah.”

Uskup Atambua, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa hari ini seluruh Gereja Katolik merayakan hari minggu Kerahiman Ilahi yang ditetapkan oleh mendiang Paus Yohanes Paulus II bertepatan dengan diumumkan penutupan pintu suci Kerahiman Ilahi di Kota Roma dan penutupan tahun yubelium agung pada tahun 2000 dan akan dibuka kembali pada tahun 2025.

Klik untuk pesan Apple Crunchy Cake-Nita’s Cake

“Namun dua tahun lalu Paus Fransiskus mempercepat pembukaan tahun Yubelium dan membuka tahun Kerahiman agar iman umat terus tumbuh dan berakar dalam dalam kehidupan menggereja,” tuturnya.

Uskup Atambua juga meminta seluruh anggota THS-THM dan Orang Muda Katolik (OMK) agar tidak saja bernovena tetapi hasil dari novena tersebut harus membawa perubahan bagi Gereja dan negara lewat pemberdayaan di bidang ekonomi dan pendidikan.

“Katakan THS-THM punya program, program pemberdayaan ekonomi baik itu individu maupun kelompok. Contohnya buat kelompok kecil dan setiap kelompok pelihara satu ekor sapi,” tandasnya.

Uskup Domi juga berharap anggota THS-THM harus membantu menjadi agen pemberdayaan dan kritis serta mengajak anggota THS-THM banyak menulis.

“Setiap hari harus menulis satu lembar kertas dan kalau satu tahun sudah 365 lembar kertas. Ini luar biasa sekali dan setiap kegiatan seperti ini akan selalu saya cek,” tegasnya.

Pada kesempatan yang berbeda Koordinator THS/THM Distrik Keuskupan Atambua, Dominikus Mau Bele dalam sambutan mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kegiatan kerahiman tahun karena untuk pertama kalinya dalam sejarah Uskup Atambua berkenan memimpin perayaan ekaristi dalam tempo waktu 19 tahun. Dirinya menceritakan jika kegiatan ini tidak terlepas dari peranan dan dukungan dari beberapa pastor di antaranya Pater Salvator Towary, SVD; Romo Nikolaus Nahak Dalu, Pr; Romo Hiro Masu, Pr; Rm. Yosep Ukat, Pr; Rm. Emanuel Nautu, Pr; dan Rm. Agustinus Berek, Pr.

“Luar biasa bagi kami untuk pertama kalinya Bapa Uskup Atambua disela-sela kesibukannya mau bersama kami disini dan anggota THS-THM selama kurun waktu 19 tahun telah berhasil mengajak orangtua turut hadir dalam prosesi ini,” jelasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan Patung Kerahiman Ilahi dari Koordinator THS-THM Wilayah Kefamenanu ke Koordinator THS-THM Wilayah Malaka dan disaksikan oleh Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, para Pastor, umat, dan kelompok devosi Kerahiman Ilahi secara otomatis tahun 2020 Dekenat Malaka menjadi tuan rumah.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Kapolres Timor Tengah Utara (TTU), Wakil Bupati TTU dan Kepala Kantor Agama TTU. (Santos).

Baca Juga: Jelang HUT, RS St. Carolus Borromeus Gelar Aksi Donor Darah

Video:

Menkes RI Ajak Tenaga Kesehatan untuk Tegakan GERMAS

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=3Tdksb-7wFg[/embedyt]