medikastar.id
Kabar mengejutkan datang jagat hiburan tanah air. Komedian dan presenter Tukul Arwana dikabarkan mengalami pendarahan otak sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan masih dalam perawatan dokter.
Pendarahan otak adalah salah satu jenis stroke yang disebut juga dengan istilah brain hemorrhage. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh arteri pada otak pecah sehingga menyebabkan jaringan otak iritasi dan bengkak (cerebral edema).
Pembengkakan otak menyebabkan darah akan menggenang dan menggumpal (hematoma). Gumpalan tersebut akan menekan jaringan otak hingga akhirnya akan mempengaruhi aliran darah dan oksigen ke organ vital.
Pada dasarnya, otak tidak dapat menyimpan oksigen. Untuk mendapatkan oksigen dan juga nutrisi penting lain, otak hanya mengandalkan pembuluh darah.
Oleh sebab itu, saat terjadi pendarahan pada otak mengganggu aliran darah selama lebih dari tiga menit, sel-sel pada otak bisa mati. Akibatnya, sel saraf bisa rusak yang dapat menyebabkan cacat fisik dan mental hingga mengancam jiwa.
Penyebab Pendarahan Otak
Dilansir dari Cleveland Clinic, beberapa hal yang menyebabkan pendarahan pada otak adalah:
- Trauma kepala akibat kecelakaan, jatuh atau pukulan benda keras
- Tekanan darah tinggi
- Penumpukan lemak di arteri atau aterosklerosis
- Pengentalan darah di otak
- Aneurisma otak pecah
- Kebocoran sambungan antara arteri dan vena
- Efek samping obat pengencer darah
- Tumor otak
- Merokok, konsumsi alkohol berlebihan, penyalahgunaan narkoba
- Pendarahan saat melahirkan
Gejala Pendarahan Otak
Berikut adalah beberapa gejala umum yang ditemukan pada pasien pendarahan otak:
- Sakit kepala parah yang terjadi tiba-tiba
- Lengan atau kaki terasa sangat lemah
- Sulit berbicara atau mengerti pembicaraan
- Sulit menulis atau membaca
- Gangguan penglihatan pada salah satu atau bahkan kedua mata
- Kehilangan keseimbangan
- Apatis, linglung, kehilangan kesadaran
- Indera pengecap tidak berfungsi normal
Pengobatan pada Pasien Pendarahan Otak
Prosedur dalam menangani kasus pendarahan otak tergantung dari lokasi, penyebab dan juga tingkat keparahannya.
Apabila seseorang diduga mengalami pendarahan otak oleh dokter maka akan dilakukan tes pencitraan seperti CT scan, MRI atau electroencephalogram. Melalui tes itulah maka dokter dapat melihat pendarahan pada otak yang terjadi dan menentukan langkah pengobatan selanjutnya.
Selain itu, pada pasien pendarahan otak, pengobatan lain yang dapat dilakukan adalah dengan melalui operasi untuk mengeluarkan darah dari otak. Dan juga melalui obat-obatan untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan di otak. Biasanya dokter juga akan memberikan obat anti kejang selama beberapa bulan hingga beberapa tahun kedepan.
Itulah penjelasan mengenai pendarahan otak. Jika anda memiliki pertanyaan-pertanyaan seputar kesehatan maka Klinik King Care siap membantu. Hanya dengan download aplikasi King Care di Google Play, Anda dapat dengan mudah menemukan layanan-layanan kesehatan untuk memudahkan Anda. (*/ctr)
Baca juga: Vaksinasi Kota Kupang Capai 70 Persen, Zona Merah Tersisa 3 Kelurahan

