Wow, IDI Kota Kupang Rayakan HUT IDI dengan Aksi Peduli Bangsa!

Kota Kupang, Medika Star.com

Sabtu (20/10/18), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kupang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 IDI dengan menggelar sejumlah kegiatan di area Car Free Day (CFD), Jln. Eltari Kupang. Mengangkat tema, “IDI Peduli bangsa” digelar kegiatan seperti jalan sehat, senam zumba sehat, pentas seni dari FK Undana, pemeriksaan kesehatan, dan juga EKG. Selain itu, dilaksanakan pula konsultasi kesehatan bersama dokter spesialis.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. I W. Ari Wijana S. Putra, M.Si dan para pimpinan Rumah Sakit se-Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Nampak juga para pimpinan Klinik se-Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, para kepala Puskesmas, dan juga para dokter Koas.

dr. Stefanus Dhe Soka, SpB selaku ketua IDI Kota Kupang mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam HUT IDI kali ini adalah bentuk dari keprihatinan IDI Kota Kupang terhadap musibah yang terjadi di beberapa daerah.

“Hari ini kegiatan difokuskan untuk solidaritas, dengan penggalangan dana yang akan disumbangkan ke daerah bencana,” ujar dr. Stefanus.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk membina keakraban anggota IDI satu sama lain, mengingat kesibukan mereka yang sangat padat setiap harinya,” sambungnya.

Ia berharap agar IDI bukan hanya dewasa dari segi usia tetapi juga harus jauh lebih bermanfaat bagi masyarakat di berbagai aspek. Bagi para dokter, khususnya yang tergabung dalam IDI Cabang Kupang, dirinya berharap agar lebih memperhatikan kesehatan masyarakat NTT dengan memberikan pelayanan terbaiknya. Ini dianggap penting, mengingat masyarakat adalah element yang sangat berarti untuk perkembangan IDI ke depannya.

Senada, Ketua IDI Provinsi Nusa Tenggara Timur dr. Andreas Fernandez, SpPD MARS FINASIM mengatakan bahwa maksud dan tujuan kegiatan pada hari ini adalah untuk merayakan HUT IDI dan juga mengumpulkan dana untuk korban gempa Palu-Donggala.

“Jiwa berkebangsaan dan kemanusiaan harus ada dalam diri setiap Dokter di Indonesia,” tegas dr. Andreas.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa para dokter harus peduli bukan sekedar mengobati, tetapi juga peduli terhadap situasi lingkungannya. Di sisi lain, masyarakat juga harus berperan aktif sehingga para dokter bisa terbantu.

“Kesehatan tidak dapat berjalan baik jika yang berperan cuman satu pihak saja,” jelas dr. Andreas.

Ia kemudian menegaskan bahwa pemerintah, sektor kesehatan, dan masyarakat merupakan 3 komponen yang saling berkaitan erat dalam meningkatkan taraf kesehatan yang lebih baik.

Di kesempatan yang sama, dr. Imelda Ora Adja, M.Biomed, Sp.S selaku ketua panitia kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur beserta jajarannya dan seluruh pimpinan Rumah Sakit se-Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Terima kasih juga diucapkan bagi seluruh pimpinan Klinik di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, dan serta bagi para donatur yang mendukung kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk merayakan HUT IDI dan juga penggalangan dana korban gempa di Palu, Donggala, dan Sigi,” tuturnya memberi penjelasan.

“Kegiatan yang dilakukan adalah bazar makanan, penjualan kaos IDI Peduli Bangsa, serta pemerikasaan murah-meriah dimana para pengunjung hanya membayar 20 ribu rupiah untuk pemeriksaan. Uang itu yang akan didonasikan untuk para korban bencana,” sambung dr. Imelda.

Selain itu, kegiatan lanjutan yang akan dilaksanakan, yaitu seminar bedah laparoskopi nasional yang dipusatkan di RSUD Prof. Dr. WZ Johannes Kupang. Seminar ini mendatangkan dokter ahli dari dalam dan luar negeri yang akan dilaksanakan pada Rabu (24/10/18.

dr. Imelda berharap agar IDI semakin maju dan jaya, serta terus mengutamakan rasa kemanusiaan yang sudah diikrarkan dalam sumpah dokter. Dirinya juga berharap agar masyarakat harus lebih peduli kepada kesehatan dan lebih cepat tanggap terhadap penyakit.

Dari pantauan Medika Star, kegiatan berlangsung dengan sangat meriah. Masyarakat sangat antusias dalam kegiatan pemeriksaan tersebut. Selain memperoleh layanan kesehatan yang murah, masyarakat juga dihibur dengan tarian dan nyanyian para siswa TK Apple Tree. (*/fit/red)

Baca Juga : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kupang Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Mahasiswa