Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Vaksinasi dan Imunisasi

medikastar.id

Selama masa pandemi Covid-19 berlangsung, salah satu hal yang paling ditunggu oleh berbagai pihak demi penanganannya adalah vaksinasi. Selain vaksinasi, upaya untuk mencegah berbagai macam penyakit lainnya dapat ditempuh dengan pemberian imunisasi.

Sebagai benda yang berguna untuk melindungi manusia dari penyakit, vaksinasi dan imunisasi sering dikira sama. Kendati demikian, ternyata keduanya memiliki perbedaan. Lantas, hal apa saja yang menjadi pembeda keduanya?

Vaksinasi dan Imunisasi

Mari kita awali dengan beberapa pengertian dasar berikut. Imunitas atau kekebalan merupakan perlindungan tubuh terhadap ancaman penyakit menular. Imunitas akan membuat tubuh menjadi kebal dari infeksi meskipun terpapar suatu penyakit. Sedangkan, imunisasi merupakan suatu proses memberi perlindungan bagi seseorang terhadap penyakit yang dapat ditempuh melalui vaksinasi.

Lalu, apa yang dimaksud dengan vaksinasi? Vaksinasi merupakan tindakan memasukkan vaksin ke dalam tubuh manusia dengan tujuan untuk menghasilkan kekebalan. Sementara itu, vaksin adalah produk yang merangsang sistem kekebalan tubuh seseorang. Pemberiannya biasa dilakukan melalui jarum suntik, diberikan melalui mulut, atau disemprotkan ke hidung.

Dengan demikian, vaksin dan imunisasi memiliki arti yang berbeda meski tujuannya sama. Vaksinasi menjadi istilah yang digunakan untuk memberikan vaksin dengan cara disuntikan atau diberikan secara oral. Di sisi lain, imunisasi merupakan proses untuk menjadi kebal terhadap suatu penyakit.

Dua Jenis Imunisasi

Lebih lanjut, mari pahami lebih dalam tentang imunisasi untuk lebih bisa membedakan keduanya. Imunisasi dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni imunisasi aktif dan pasif. Imunisasi aktif akan berfungsi di dalam tubuh seseorang ketika dirinya telah mendapatkan vaksin. Dengan kata lain, hal tersebut merupakan respon imun yang terbentuk ketika seseorang divaksinasi.

Imunisasi pasif bekerja ketika orang yang telah memiliki imunitas atau kekebalan dalam tubuhnya memberikan antibodi terhadap orang yang belum kebal. Peristiwa ini dapat terjadi secara alami.  Contohnya seperti pemberian antibodi dari ibu hamil kepada anaknya yang berada di dalam kandungan. Selain itu, cara lain yang bisa ditempuh adalah memberikan immunoglobin dari orang yang sudah kebal kepada mereka yang belum.

Apapun perbedaannya, vaksinasi dan imunisasi merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Proses vaksinasi dan imunisasi sangat berguna untuk mencegah dan melindungi kita, serta keluarga kita dari ancaman penyakit. Karena itu, anak-anak hingga orang dewasa perlu mendapatkannya sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku. (har/cdc/halodoc)

Baca juga: Fakta-fakta tentang Vaksin Sinovac yang telah Tiba di Indonesia

Ayo Terus Jaga Iman, Aman, dan Imun Kita!