medikastar.id
Pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini. Dari total orang yang telah terinfeksi virus Corona, klaster keluarga menyumbang angka yang cukup banyak. Hal ini pun menyebabkan muncul suatu pertanyaan bagi pasangan suami istri. Apakah berhubungan seksual tetap aman di masa-masa seperti saat ini?
Jawabannya bisa ya dan bisa tidak. Karena itu, mari perhatikan beberapa hal berikut jika hendak berhubungan seksual selama masa pandemi Covid-19. Dengan begitu, anda dan pasangan dapat menjaga diri untuk tetap aman dari infeksi Covid-19.
Covid-19 tidak secara langsung bisa disebarkan melalui hubungan sexual. Seperti yang diketahui, virus Corona dapat menyebar melalui droplet dan masuk ke tubuh orang lain melalui mata, hidung, dan mulut. Meski begitu, hubungan sexual kemungkinan besar bisa menjadi salah satu cara penyebarannya.
Cek Kondisi Kesehatan
Sebelum memutuskan untuk berhubungan seks bersama pasangan di masa pandemi ini, alangkah baiknya kondisi kesehatan anda dan pasangan dicek terlebih dahulu. Jika salah satunya menunjukkan gejala Covid-19 seperti batuk, demam, sesak napas, dan lain-lain, maka penerapan physical distancing atau jaga jarak perlu diterapkan.
Orang yang menunjukkan gejala terinfeksi Corona mesti mendapatkan tes dan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan. Sebaliknya, jika anda dan pasangan sama sekali tidak menunjukkan gejala, serta tidak berganti-ganti pasangan, maka hubungan seks dapat menjadi lebih aman. Selain dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19, kebiasaan berganti-ganti pasangan pun bisa meningkatkan risiko HIV/AIDS.
Lebih lanjut, kehidupan sex anda di masa pandemi akan berlangsung lebih aman jika anda dan pasangan telah melalui tes Covid-19 terlebih dahulu. Tes berguna untuk memastikan kondisi anda dan pasangan secara lebih pasti.
Cara Menurunkan Risiko Penularan
Terdapat beberapa cara untuk menurunkan risiko penularan Covid-19 saat sedang berhubungan seks. Hal ini penting dilakukan, terlebih ketika anda dan pasangan tidaklah tinggal dalam satu rumah. Hindarilah ciuman atau posisi tubuh yang membuat air liur anda dan orang lain di luar rumah dapat bertukar.
Gunakanlah kondom dan bendungan gigi untuk mengurangi kontak dengan air liur atau kotoran. Selain itu, bersihkanlah tubuh dengan cara mandi, serta mencuci tangan dengan sabun pada saat sebelum dan sesudah berhubungan seks. Hindarilah juga penggunaan mainan seks yang tidak dibersihkan atau dipakai bersama orang lain.
Pastikan Persediaan Kontrasepsi yang Memadai
Jika anda dan pasangan tidak berencana untuk memiliki anak dalam waktu dekat, pastikanlah persediaan alat kontrasepsi yang memadai di masa pandemi ini. Bagi yang biasanya menggunakan kontrasepsi jangka pendek seperti kondom atau pil, milikilah persediaan untuk 30 hari ke depan.
Jika anda atau pasangan menggunakan kontrasepsi jangka panjang, pastikan alat kontrasepsi tersebut tidak diganti bulan depan. Konsultasikanlah bersama penyedia layanan kontrasepsi untuk memastikan keberlanjutan metode yang dipilih. kontrasepsi jangka panjang yang biasa digunakan adalah IUD atau implan.
Melakukan hubungan seksual di masa pandemi dapat tetap dilakukan. Meski begitu, jalankanlah secara aman agar anda dan pasangan, serta orang-orang yang tinggal bersama di rumah dapat tetap terlindungi dari penyebaran Covid-19. (har/avert)

