Calon Jemaah Haji Kota Kupang Ikuti Pengukuran Kebugaran

Kota Kupang, medikastar.id

Sebanyak 188 orang calon jemaah haji Kota Kupang mengikuti pengukuran kebugaran di halaman kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (06/04/19). Kegiatan pengukuran ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man. dr. Herman di kesempatan tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana S. Putra, M.Si.

Terkait teknis pengukuran kebugaran tersebut, Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Kupang, Sri Wahyuningsih, S.KM,M.Kes kepada media ini menjelaskan bahwa kegiatan pengukuran kebigaran bertujuan untuk mempersiapkan fisik calon jamaah haji sebelum mereka sampai ke tanah suci.

“Dengan kegiatan seperti ini kita akan melihat kemampuan mereka, apakah mereka mampu berjalan dan berlari kecil. Di sini akan dilihat kemampuan dan diukur waktunya. Mereka akan berjalan sejauh 1.600 meter,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa dengan dipersiapkan secara baik dari segi kebugaran fisik, para calon jemaah diharapkan tetap dalam kondisi bugar, dari sejak ke tanah suci hingga pulang kembali.

“Dalam pengukuran ini mereka semua dipantau dan didampingi oleh para tenaga kesehatan dari dinas kesehatan Kota Kupang, dari 11 Puskesmas yang ada di Kota Kupang, dari BKS, dan juga dari Dinkes Provinsi NTT,” terang Sri.

Sementara itu, Hj. Usman Meratu, penyelenggara haji dan umroh Kemenag Agama Kota Kupang menjelaskan bahwa kebanyakan jamaah haji adalah mereka yang telah lanjut usia. Oleh karenanya, Meteri Kesehatan RI telah memutuskan bahwa calon jemaah haji wajib untuk mengikuti rangakain tes kesehatan dan juga tes kebugaran.

“Jadi semua jemaah haji wajib melaksanakan pemeriksaan kesehatan tahap pertama dan kedua. Sementara tes kebugaraan ini merupakan tahap akhir yang dilaksanakan oleh dinas kesehatan. Ini merupakan tahun kedua dilaksanakan tes kebugaran,” tuturnya.

Usman juga menambahkan bahwa saat ini untuk rekam medis jemaah haji bukan dalam bentuk buku lagi tetapi sudah dalam bentuk kartu. Ketika berada di tanah suci, semua jemaah haji tinggal membawa kartu kesehatan yang digantung di leher, sehingga ketika terjadi sesuatu, rekam medis jemaah haji langsung diketahui melalui kartu tersebut.

Diungkapkan pula bahwa kuota jemaah haji Kota Kupang ialah sebanyak 274 orang, ditambah dengan cadangan sebanyak 11 orang.(*/red)