Cegah Virus Corona, Kemenkes Aktifkan Kapsul Evakuasi

Jakarta, medikastar.id

Seiring peningkatan virus corona (2019-nCoV) di China dan beberapa negara lainnya, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus meningkatkan kewaspadaan.

Dilansir oleh sehat negeriku, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dr. Anung Sugihantono, M.Kes mengatakan bahwa Kemenkes mengaktifkan Kapsul Evakuasi dalam upaya pencegahan 2019-nCoV. Kapsul tersebut disiagakan apabila terjadi kondisi darurat pada penumpang yang diakibatkan oleh virus.

dr. Anung mengatakan bahwa terdapat 21 Kapsul Evakuasi yang diaktifkan yang mana kapsul tersebut bisa dipakai untuk evakuasi penumpang dari titik pintu masuk bandara ke RS Rujukan.

21 Kapsul Evakuasi tersebut ada di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banda Aceh, KKP Medan, KKP Padang, KKP Jambi, KKP Palembang, KKP Bengkulu, KKP Semarang, KKP Surabaya, KKP Denpasar, KKP Pontianak, KKP Banjarmasin, KKP Balikpapn, KKP Makassar, dan KKP Jayapura.

“Kapsul ini negatif pressure untuk mengatasi kontaminasi kuman. Orangnya masih bisa dilihat dari luar dan keamanan terjamin,” kata dr. Anung.

Sementara itu, RS Rujukan yang dimaksud adalah RS yang sudah ditetapkan sebagai RS Rujukan pada kasus Flu Burung beberapa tahun lalu. RS Rujukan tersebut ditetapkan berdasarkan Kepmenkes pada 2007 tentang Penetapan RS Rujukan Penanggulangan Flu Burung.

“RS-RS tersebut diminta melakukan simulasi penanganan nCoV. Sudah ada beberapa RS yang melapor telah melakukan simulasi tersebut,” kata dr. Anung.

Ia menekankan masyarakat harus memahami mekanisme dan memahami tentang apa virus corona. Pada dasarnya virus dalam pengertian umum merupakan sesuatu yang bisa sembuh sendiri sepanjang daya tahan tubuh kita baik.

“Maka Germas harus dikedepankan agar daya tahan tubuh baik dan tidak akan tertular berbagai macam virus termasuk nCoV ini,” tutup dr. Anung. (*/sehatnegeriku/red)

Baca Juga: Antisipasi Virus Corona, RSUD W.Z. Johannes Kupang Lakukan Sejumlah Persiapan