“Dalam Perjalanan, Kita Akhiri dengan Harapan”

medikastar.id

Salah satu ruang kuliah Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang terlihat berbeda selama 2 hari, Jumat (13/10/18) hingga Sabtu (14/10/18). Tak ada aktivitas kuliah di sana, tetapi ruangan itu padat oleh mahasiswa. Kadang dari ruangan itu terdengar sorak-sorai dan gemuruh tepuk tangan.

“Kami sedang belajar mengenai pentingnya literasi kesehatan. Kami dilatih untuk menulis berita, opini, feature, dan juga karya sastra lain, seperti puisi dan cerpen,” ujar Yohana, salah satu mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang.

Memang benar apa yang diungkapkan oleh Yohana. Dalam kurun waktu 2 hari, para mahasiswa di jurusan itu belajar mengenai hal baru. Mereka bergumul dalam pelatihan jurnalistik bersama Medika Star.

Walau frasa “pelatihan jurnalistik” terdengar asing di telinga, namun sebenarnya mereka tertantang. Ini adalah hal yang tidak mereka temukan dalam proses pembelajaran mereka sahari-hari di kampus itu.

Selain itu, jauh di dalam hati kecil mereka, ada keinginan kuat untuk mengabadikan pengetahuan dan ide mereka dalam bentuk tulisan. Tak heran, mereka ingin dipoles untuk meningkatkan kemampuan menulis mereka, demi menghasilkan karya tulis yang tidak asal jadi.

“Sebanyak 40 orang mahasiswa terlibat dalam pelatihan jurnalistik ini. 40 mahasiswa ini terdiri dari mahasiswa semester I, III, dan V,” tutur Ketua Jurusan Gizi, Agustina Setia SST.M.Kes saat membuka pelatihan tersebut secara resmi.

Menurutnya, 40 mahasiswa tersebut adalah mahasiswa yang benar-benar ingin belajar dan mengembangkan keterampilan menulisnya.

Saat membuka acara itu, kepada para mahasiswa, Agustina berpesan, “Kehadiran kalian di sini jangan dirasakan sebagai sebuah beban. Kalau ini dilihat sebagai beban, maka kalian tidak akan mampu menghasilkan satupun tulisan. Lepaskan semua tugas yang ada pikiran kalian dan nikmati kegiatan ini,” tuturnya.

Dalam waktu 2 hari itu, 40 mahasiswa hebat dari Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang ini bertatap wajah dengan para narasumber. Ada Pemimpin Umum Majalah Kesehatan Medika Star dan portal berita medikastar.id, dr. Yoseph Elkridus Gonang. Ada juga Pemimpin Redaksi Majalah Kesehatan Medika Star dan portal berita medikastar.id, Yustinus N. Jefry Kolo. Tidak ketinggalan Bernadinus Mali, Jurnalis dan Editor Medika Star.

Hari pertama terasa berlalu begitu cepat, dengan pembicaraan panjang lebar mengenai berbagai hal teoritis bersama para narasumber. Di hari kedua, 40 mahasiswa itu mulai unjuk gigi, terlibat dalam praktik menulis berita, feature, dan opini, lebih tepatnya karya ilmiah popular. Mereka juga menulis puisi dan cerpen. Bahkan ada yang menulis tentang tips-tips yang berkaitan dengan kesehatan, khususnya Gizi.

Di hari kedua itu, beberapa mahasiswa yang ditugaskan untuk membuat berita mulai mencari-cari narasumber untuk berita yang akan mereka tulis. Beberapa yang lain larut dalam aktivitas mencari referensi demi melengkapi tulisannya. Ada yang berdiam diri dan tak mau buka suara untuk mencari inspirasi.

Usai menulis, satu per satu mereka berdiri dan mulai mempresentasikan hasil tulisan mereka.

“…Aku bahagia ketika jalan bersamanya. Dia memberi banyak cerita dan cerita banyak hal tentang cinta. Dalam perjalanan, kita akhiri dengan harapan,” ungkap Yasinta Noriku, salah satu mahasiswa, membaca puisi hasil karyanya. Seisi ruangan bergemuruh menyambut puisi itu.

Yang lain tak mau ketinggalan. Ada yang membacakan berita, tips-tips kesehatan, opini, dan juga cerpen. Semuanya nampak bersemangat, tak mau kalah satu sama lain.

Usai dikoreksi bersama, semua tulisan itu dipajang di majalah dinding kampus tersebut.

“Mudah-mudahan ke depan mereka semakin bersemangat untuk membaca dan menulis,” harap Pemimpin Redaksi Medika Star, Jefry Kolo.

“Kita menanti karya-karya mereka selanjutnya,” sambung Dino Mali.

Yah, seperti puisi Yasinta tadi, mari kita akhiri dengan harapan. (*/diolah dari tulisan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang/red)

Baca Juga : AICHR Dorong Pemberantasan TPPO Hingga ke Level Daerah