Dr. Simplicia: “Imunisasi MR Bagian dari Memelihara Tumbuh Kembang Anak”

Kota Kupang, medikastar.id

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTT turut ambil bagian dalam Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2018, Senin (23/07/18). Berlangsung di halaman kantor Dinkes Provinsi NTT, HAN 2018 diperingati dengan pelaksanaan kegiatan pemeriksaan tumbuh kembang dengan kegiatan stimulasi, deteksi, intervensi dini tumbuh kembang anak. Sedikitnya 50 anak, usia 0 hingga 6 tahun yang didampingi oleh orang tuanya masing-masing hadir pada kesempatan tersebut.

Moment tersebut menjadi ajang yang tepat untuk memberikan sosialisasi kepada anak dan orang tua mengenai imunisasi campak dan rubella yang akan dilaksanakan pada Agustus hingga September nanti. Adalah Dr. Ina Debora Ratu Ludji, SPK, M.Kes yang berkenan hadir dan memberikan sosialisasi tersebut.

Dirinya menegaskan bahwa pada bulan Agustus hingga September nanti, anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun wajib melakukan imunisasi campak dan rubella. Anak-anak tersebut dapat dibawa ke pos pelayanan yang telah ditetapkan, seperti posyandu, pustu, atau puskesmas atau juga bisa langsung di sekolah, baik itu di PAUD, TK, SD, dan SMP.

“Anak-anak kita jika tidak diimunisasi, maka akan mudah tertular penyakit,” ungkap Dr. Ina usai member penjelasan mengenai campak dan rubella.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Dominikus M. Mere, M.Kes menjelaskan bahwa pihaknya telah dan akan terus melakukan sosialisasi mengenai imunisasi campak dan rubella tersebut.

Hingga saat ini, lanjutnya, berbagai persiapan, termasuk persiapan di lapangan telah dilaksanakan. Vaksin juga telah dikirim ke berbagai daerah.

“Target kita, sembilan puluh lima persen sasaran harus terpenuhi. Kita juga perlu melihat kembali proyeksi sasaran yang tinggi dari Kementrian Kesehatan. Kita akan sesuaikan dengan data riil yang ada di NTT,” terang drg. Dominikus.

Dr. Simplicia Maria Anggrahini, dr., SpA, IBCLC yang hadir pada kesempatan tersebut juga mengajak semua pihak, khususnya para orang tua untuk membawa anaknya melakukan imunisasi campak dan rubella.

“Imunisasi ini bagian dari memelihara tumbuh kembang anak. Untuk itu, semua anak, usia 9 bulan sampai dengan di bawah 15 tahun harus mengikuti imunisasi ini. Ini penting untuk mencegah risiko-risiko yang kurang baik,” tutupnya. (Red)

Baca juga : HAN 2018, Dinkes Provinsi NTT Gelar Pemeriksaan Tumbuh Kembang Anak