Kata Bupati Sumba Barat Soal Kehadiran Ratusan Apoteker di Waikabubak

Waikabubak, medikastar.id

Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi NTT menggelar kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Musyawara Daerah (Musda), dan Pekan Ilmiah Tahunan (PIT) IAI selama 3 hari, sejak 20 hingga 22 September 2019. Waikabubak dipilih menjadi tuan rumah terselenggaranya kegiatan yang diikuti oleh ratusan apoteker dari berbagai wilayah di NTT ini.

Terkait hal ini, Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole kepada media ini mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur sebab Waikabubak dipilih oleh IAI NTT sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan tersebut. Selain sebagai sebuah bentuk dukungan bagi para apoteker, Agustinus meyakini bahwa kehadiran para apoteker di Waikabubak akan berdampak pada promosi kabupaten tersebut ke seluruh wilayah di NTT, bahkan ke luar NTT.

“Kita mensyukuri bahwa IAI NTT mempercayakan Kabupaten Sumba Barat sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini. Saya secara pribadi maupun secara pemerintahan merasa bersyukur sebab kegiatan ini sangat-sangat bermanfaat. Kegiatan ini sebenarnya sekaligus untuk mempromosikan daerah Sumba Barat ini keluar, khususnya ke tempat mereka (apoteker) masing-masing. Dengan demikian, hal yang dilakukan ini tentu akan membawa dampak yang sangat luar biasa sekali bagi kami,” terangnya.

Agustinus juga meyakini bahwa kehadiran para apoteker di Waikabubak secara tidak langsung akan membuat masyarakat terpapar informasi mengenai tugas dan peran apoteker, sehingga masyarakat akan semakin sadar bahwa obat dan informasi/edukasi mengenai obat yang diberikan oleh apoteker merupakan hal yang sangat penting.

Lebih jauh, Ia juga menyinggung mengenai tidak tersedianya tenaga apoteker di Puskesmas, sebagaimana disampaikan oleh Ketua IAI NTT dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan.

“Dalam sambutan ketua IAI dikatakan bahwa masih banyak Puskesmas yang belum memiliki apoteker. Menurut saya ini kondisi yang sangat berbahaya dan harus disikapi secara serius,” katanya.

Sebelumnya, Agustinus juga mengatakan bahwa apoteker memiliki peran strategis dalam melayani masyarakat, sehingga penting sekali bagi seorang apoteker untuk mengetahui isu-isu terkini mengenai kefarmasian serta harus mampu untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman.

“Apoteker dalam hal ini sebagai agen perubahan harus senantiasa mengoptimalkan perannya dalam memberikan informasi dan edukasi yang memadai bagi masyarakat, khususnya dalam hal penggunaan obat secara benar serta hal lainnya terkait dengan kefarmasian,” ujarnya.

Apoteker, lanjut Agustinus, harus siap untuk melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional, sehingga sangat diharapkan agar para apoteker selalu memperbaharui kinerja, berdedikasi, sering bertukar pikiran dan berbagi informasi, serta membangun komitmen untuk selalu belajar dan berpraktek sebagai apoteker yang professional.

Terpantau, dalam pembukaan kegiatan ini, selain memberikan sambutan dan membuka kegiatan secara resmi, Agustinus juga menghibur seluruh apoteker yang hadir dengan suara merdunya.

Untuk diketahui, beberapa agenda besar yang akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan antara lain Rapat Kerja Daerah, Musyawara Daerah, Seminar Nasional, Workshop Kewirausahaan, Temu AoC se-NTT, dan Pelatihan Borang Sertifikasi. Selain itu ada juga Lomba Karya Tulis dan Poster Ilmiah, Photo Contest ‘Peran Apoteker’, Pelatihan Aplikasi SIAP, Pemeran hasil karya seni dan budaya lokal, dan ditutup dengan Jelajah eksotisme Pulau Sumba.(*/red)

Baca Juga: Ikuti Rakerda, Musda, & PIT IAI NTT, Ratusan Apoteker ‘Serbu’ Waikabubak

Video:

Jasa Iklan Digital Terbaik bagi Produk Barang/Jasa Anda, Kampanye, Personal/Institutional Branding,

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=mzfdprHZvUU[/embedyt]