Kota Kupang, medikastar.id
Laboratorium Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai salah fasilitas kesehatan yang melayani real-time (RT) PCR bagi pelaku perjalan di NTT untuk saat ini melayani RT-PCR dengan tarif Rp 525.000 per orang.
Kepala Laboratorium Kesehatan NTT, Agustinus Sally menjelaskan, harga tersebut diberlakukan sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, kata Agus, harga RT-PCR di laboratorium kesehatan NTT dipatok Rp. 700.000 per orang.
“Setelah diumumkan oleh Presiden dan Menteri Kesehatan kita langsung kasih turun harga, kita langsung menyesuaikan,” jelas Agus kepada medikastar.id di halaman laboratorium kesehatan NTT, Selasa (24/8/2021).
Agus menjelaskan, untuk hasil RT-PCR, sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa harus diserahkan kepada orang yang melakukan RT-PCR paling lambat 1×24 jam, maka tim laboratorium kesehatan NTT biasanya melayani pengambilan hasil tes pada malam hari usai pengambilan sampel.
“Kita ambil sampel jam 8 pagi, sekitar jam 7 atau jam 8 malam itu hasilnya sudah keluar. Jadi kita tidak sampai 24 jam,” kata Agus.

Dalam sehari, laboratorium kesehatan NTT melayani test PCR bagi pelaku perjalanan dengan kuota mencapai 250 orang. Pemeriksaan itu ditambah dengan pemeriksaan sampel hasil tracing yang dilakukan di setiap Kabupaten di NTT.
“Kuota per hari kita bisa mencapai 250 sampel untuk pelaku perjalanan. Lalu untuk sampel-sampel hasil tracing itu per hari sekitar 382. Jadi total kita bisa mencapai 500 sampai 600-an,” ujarnya.
Karena itu, kata Agus, pegawai di laboratorium kesehatan NTT biasa bekerja dari pagi jam 8 hingga malam jam 12 setiap harinya.
Charles Seran, salah satu mahasiswa yang mengurus RT-PCR untuk melanjutkan kuliah di Jogjakarta bersyukur mendapatkan biaya test PCR sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo. Patokan tarif tersebut dinilai sangat membantu bagi pelaku perjalanan.
“Sudah ambil sampel tadi, nanti malam baru datang ambil hasil. Biayanya sesuai dengan yang disampaikan oleh Pak Presiden. Kita juga sudah bayar tadi,” kata Charles dibenarkan beberapa orang temannya yang sama-sama mengurus test PCR untuk berangkat ke Jawa.
Untuk alur pendaftaran RT-PCR bagi pelaku perjalan dilayani secara online melalui link http://bit.ly/FormPCRLabkesNTT. Pelaku perjalan yang ingin melakukan test PCR dapat mengakses link tersebut. Setalah mendaftar, pelaku perjalanan bisa mendatangi laboratorium kesehatan NTT untuk diambil sampel. (joe/*)
Baca juga: Webinar AIPKIND NTT Bahas Vaksinasi Ibu Hamil, Anak dan Remaja: Edukasi Bagi Masyarakat

