Literasi Kesehatan Puskesmas Witihama dalam Pawai dan Pentas Kreasi Literasi Agupena Flotim

Larantuka, medikastar.id

Sekitar 2000 peserta dari 44 sekolah (TK, SD, SMP, SMA/SMK), tokoh adat, tokoh agama, masyarakat dan instansi lainnya memadati jalanan di Witihama, Kabupaten Flores Timur (Flotim). Di hari itu, Kamis (15 /11/ 2018), digelar Pawai dan Pentas Kreasi Literasi. Ini digelar dalam rangka menyongsong HUT ke-12 Asosiasi Guru Penulis (Agupena) yang akan diselenggarakan di Kabupaten Flotim, 28 November 2018 nanti.

Banyak hal menarik di sini. Salah satunya, kreasi busana yang dikenakan dari para peserta pawai. Ada yang mengenakan busana yang didesain dari koran bekas, karung bekas, kardus, bahkan dari pelepah pisang. Ada juga yang mengenakan busana daerah dan ragam aksesoris lainnya. Selain itu, mereka juga membuat berbagai tulisan mengenai literasi, baik tentang pendidikan, agama, kesehatan serta tema-tema lainnya di spanduk, pamflet, baliho, dan sebagainya.

Dalam moment itu, ada 3 titik panggung kreasi literasi. SMPN 02 Adonara Timur menjadi panggung kreasi awal. Selanjutnya, panggung itu ada di Nama Tukan dan di halaman Aula Jessing, Paroki Witihama. Di 3 titik inilah para peserta pawai berpidato, membawakan puisi dan musikalisasi puisi, menceriterakan cerita rakyat, dan juga berteater. Benar-benar kreatif.

Puskesmas Witihama, Kabupaten Flotim tak tinggal diam. Puskesmas ini juga turut berpartisipasi dan mengambil bagian dalam Pawai dan Pentas Kreasi Literasi ini. Mereka, para petugas kesehatan di Puskesmas ini menggaungkan Literasi Kesehatan.

Tarian Enam Langkah Cuci Tangan

Literasi Kesehatan dari Puskesmas Witihama dilaksanakan dengan cara membagi-bagikan leaflet dan stiker tentang kesehatan. Di dalamnya berisi ajakan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta informasi-informasi tentang penyakit.

Para tenaga kesehatan di Puskesmas ini nampak bersemangat membagi-bagikan leaflet dan stiker kepada para peserta pawai dan juga kepada masyarakat yang berjubel di pinggir jalan.

Di panggung kreasi terakhir, di halaman Aula Jessing, Paroki Witihama, para tenaga kesehatan Puskesmas Witihama mengajak masyarakat untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun (CTPS). Ajakan ini dibingkai dalam tarian 6 Langkah Cuci Tangan. Tarian ini memperagakan gerakan langkah-langkah mencuci tangan menggunakan sabun. Semua yang hadir nampak dengan seksama menyaksikan setiap gerakan tari yang dibawakan, sambil sesekali ikut memperagakan tarian itu.

Kepala Puskesmas Witihama, Lambertus Ola Rua, A.Md, Kep, kepada Medika Star mengatakan bahwa di era digital ini, Literasi Kesehatan merupakan bagian penting dalam promosi kesehatan.

“Tujuan Puskesmas Witihama bergabung dalam pawai literasi ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Edukasi ini dilakukan melalui pembagian stiker atau leaflet,” terangnya.

Baca Juga : Kenali dan Cegah Diabetes dengan Gaya Hidup Sehat

Para tenaga kesehatan di Puskesmas Witihama nampak bersemangat membagi-bagikan leaflet

Ia pun berharap bahwa dengan membagikan stiker dan leaflet kepada masyarakat, pengetahuan masyarakat dapat meningkat. Lebih dari itu, informasi yang diterima diharapkan mampu merubah perilaku hidup masyarakat, sehingga mampu berperilaku hidup yang sehat.

Camat Witihama, Laurensius Lebu Raya, S.H, dalam sambutan saat membuka serta menutup kegiatan pawai dan pentas kreasi literasi ini menyampaikan apresiasi kepada Agupena Flotim atas terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan pawai dan pentas kreasi literasi merupakan hal yang unik dan baru pertama kali terjadi di daerah itu. Selanjutnya, Lebu Raya mengajak peserta untuk selalu membudayakan literasi dalam setiap momen, baik di rumah, di sekolah maupun di mana saja. Ia pun sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh Agupena Flotim ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua dan Pengurus Agupena Flotim, Kapospol Witihama, Pimpinan UPTD se-Kecamatan Witihama. Hadir juga Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama. (*/Emanuel Ola Masan/red).

Baca Juga : Poltekkes Kemenkes Kupang Siap Masuki Revolusi Industri 4.0