Masih Negatif Covid-19, NTT Jadi Perhatian Media-Media Internasional

Kota Kupang, medikastar.id

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si mengungkapkan bahwa 2 Provinsi di Indonesia, yakni Gorontalo dan NTT hingga saat ini masih negatif covid-19. Kondisi ini membuat NTT menjadi perhatian media-media internasional.

“Kami baru saja di kontak oleh salah satu wartawan dari Televisi Australia untuk nanti mengadakan wancara jarak jauh dengan menggunakan skype tentang NTT dan juga tentang ODP, PDP, kebijakan pemerintah NTT, dan komitmen seluruh masyarakat NTT dalam menjaga kesehatan,” tutur Marius, Senin (06/04/20) malam.

Dikatakan olehnya bahwa perhatian media internasional kepada NTT menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah provinsi karena provinsi NTT selalu mendapat perhatian dari dunia internasional, misalnya tentang taman nasional komodo, tentang destinasi-destinasi wisata di NTT, dan berbagi hal lainnya.

“Dan kali ini media internasional juga melihat NTT khusus terkait covid-19 dan kontrol serta pengawasan pemerintah NTT terhadap virus ini,” lanjut Marius.

Terkait ODP dan PDP di NTT, Marius kemudian menambahkan bahwa jika melihat angka ODP dan PDP yang ada di NTT, seluruh masyarakat NTT dapat menilai bahwa turun naiknya angka terkait ODP dan PDP tersebut ada dalam satu bingkai yang sangat dinamis.

“Oleh karena itu, sebagaimana himbauan bapa Gubernur NTT, kita tidak boleh panik dengan angka-angka yang ada, tetapi kita tetap tenang dan waspda, menjaga kesehatan kita dan menjaga NTT secara bersama-sama,” tegasnya.

Marius kemudian melaporkan bahwa hingga Senin (06/04/20) pkl. 21.00 WITA, jumlah ODP di NTT sebanyak 702. ODP yang telah selesai pemantauan sebanyak 211 ODP. Selain itu, ODP yang tengah dirawat di rumah sakit sebanyak 5 orang dengan rincian 2 orang di RSUD Prof. Dr. WZ Johannes Kupan, 1 orang di RSU Siloam Kupang, 1 orang RS Karitas Sumba Barat Daya, dan 1 orang di RSUD Ende.

Jumlah PDP saat ini sebanyak 15 orang. Dari jumlah tersebut, yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 7 orang. 8 orang lainnya tengah dirawat di rumah sakit, dengan rincian 1 orang dirawat di RSUD Ende, 1 orang dirawat di RS Lewoleba, 1 orang dirawat di RSUD SK Lerik Kota Kupang, 2 orang dirawat di RSUD Kalabahi, 1 orang di RSUD  Soe, 1 orang di RSUD Komodo Labuan Bajo, dan 1 orang di RS Umbu Rara Meha Waingapu. Yang dirawat di RS Umbu Rara Meha Waingapu merupakan pasien rujukan dari Sumba Tengah.

“PDP yang telah sembuh 5 orang, yang meninggal dunia sebanyak 2 orang dan belum ada hasil laboratorium dari 2 almarhum tersebut. Sejauh ini sampel yang dikirim sebanyak 38 sampel. 17 sampel telah keluar hasilnya dan negatif, sementara dan sampel yang belum ada hasil sebanyak 21 sampel,” tutur Marius. (*/red)

Baca Juga: Jika Sedang Sakit, Warga Asal NTT Diminta Jangan Dulu Kembali ke NTT