medikastar.id
Setiap tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia (World Heart Day). Tujuan dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran terhadap penyakit kardiovaskular dan cara mengendalikannya untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Penyakit Kardiovaskular atau sakit jantung adalah penyebab kematian paling umum secara global. Karena itu, momentum World Heart Day ini menjadi peringatan bagi kita untuk menjaga kesehatan jantung dengan menghilangkan kebiasaan buruk yang dapat merusak jantung sendiri.
Lantas, bagaimana cara menjaganya? Simak lengkapnya lewat bacaan dibawah ini ya!
Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang bisa merusak jantung dan perlu dihindari, yaitu:
Duduk Terlalu Lama
Melansir dari Health, kebiasaan duduk berjam-jam bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Karena kurangnya gerakan dapat mempengaruhi kadar lemak dan gula darah.
Oleh sebab itu, anda disarankan untuk berjalan-jalan secara berkala. Jika berada di kantor coba untuk ambil waktu buat berdiri atau berjalan di sekitaran.
Tidak Melakukan Flossing
Flossing adalah membersihkan gigi dengan benang. Lalu, apa hubungannya dengan kesehatan jantung?
Ada hubungan yang kuat antara penyakit gusi dan penyakit jantung. Dimana jika anda tidak melakukan flossing maka plak yang lengket dan syarat bakteri bisa menumpuk seiring berjalannya waktu. Bakteri tersebut bisa memicu peradangan dalam tubuh termasuk jantung.
Olahraga yang Berlebihan
Olahraga memang bagus untuk kesehatan badan dan jantung tetapi olahraga dengan intensitas tinggi bisa berbahaya bagi tubuh karena meningkatkan risiko terkena kardiotoksisitas.
Kardiotoksisitas adalah kondisi saat terjadi kerusakan otot jantung karena pelepasan senyawa kimia yang menyebabkan jantung tidak lagi dapat memompa darah ke seluruh tubuh.
Konsumsi Makanan Berlebihan
Salah satu faktor utama risiko penyakit jantung adalah kelebihan berat badan.
Maka dari itu, cobalah untuk makan dengan porsi yang lebih sedikit dan hindari minum minuman yang manis. Alangkah baiknya jika anda konsumsi air putih saja.
Konsumsi Alkohol Berlebihan
Melansir dari kompas.com, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol yang berlebihan bisa membahayakan kesehatan.
Kelebihan mengkonsumsi alkohol berkaitan dengan risiko terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi, kadar lemak darah tinggi dan juga gagal jantung.
Emosi dan Depresi yang Tidak Terkendali
Ketahuilah bahwa perasaan stress, kebencian dan depresi bisa menjadi beban bagi jantung anda.
Oleh sebab itu, Dr. Reynolds menganjurkan agar setiap orang tidak menyimpan perasaan itu sendiri. Beliau menyarankan agar bisa bercerita dengan teman terdekat atau bisa juga dengan konsultasi ke psikolog.
Menjadi Perokok Aktif atau Perokok Pasif
Bahan kimia yang dikandung dalam sebatang rokok dapat merusak fungsi sistem kardiovaskular yang bisa meningkatkan risiko aterosklerosis (penyakit dimana plak menumpuk di arteri yang menyebabkannya jadi menyempit dan mengeras).
Hal ini diketahui bisa menyebabkan penyakit jantung koroner yang seringkali berakhir dengan serangan jantung dan kematian.
Itulah beberapa kebiasaan buruk yang perlu dihindari karena dapat merusak kesahatan jantung Anda. (*ctr)
Baca juga: ‘Halo Apoteker NTT’, Layanan Konsultasi Online Obat-obatan di Masa Pandemi Covid-19

