medikastar.id
Dunia hiburan tanah air kembali dihiasi berita duka dengan munculnya kabar meninggal dunia Hanna Kirana, pesinetron muda di usia 18 tahun.
Disebut meninggal karena gagal jantung, sang asisten mengaku bahwa Hanna tak pernah mengeluh sakit atau kelelahan akibat kerja.
Gagal jantung merupakan penyakit jantung kondisi medis yang serius dan menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Maka dari itu, anda perlu untuk mengenali gejala gagal jantung sejak dini agar dapat dikendalikan dengan baik.
Apa itu Gagal Jantung?
Gagal jantung merupakan istilah medis yang merujuk pada kondisi saat otot jantung tidak dapat memompa darah dengan baik.
Pada kondisi normal, jantung memompa darah terus menerus, baik saat anda melakukan aktivitas maupun beristirahat.
Orang yang mengalami gagal jantung akan mengalami aliran darah ke seluruh tubuhnya melambat. Hal tersebut membuat kondisi penderita semakin parah karena jumlah darah yang dipompa menjadi kaku dan tebal.
Kondisi tersebut pada akhirnya menyebabkan otot jantung melemah dan tidak dapat bekerja secara efektif.
Gejala Gagal Jantung
Sebagian orang mungkin tidak menyadari gejala yang dirasakan merupakan gejala awal dari sakit gagal jantung. Berikut beberapa gejala gagal jantung yang bisa terjadi:
- Sesak nafas
- Kelelahan dan pusing
- Pembengkakan kaki
- Nafsu makan yang berkurang
Cara Mencegah Gagal Jantung
Hingga saat ini, belum ada cara yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit gagal jantung secara tuntas. Tetapi, anda dapat mengendalikannya dengan cara mengurangi faktor risiko melalui tindakan pencegahan, yaitu:
- Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
- Membatasi makanan olahan yang tinggi kadar garam, gula dan lemak.
- Mempertahankan berat badan ideal dan seimbang.
- Rutin olahraga.
- Membatasi konsumsi minuman alkohol.
- Melakukan medical check up secara rutin.
Itulah beberapa penjelasan mengenai penyakit gagal jantung yang wajib anda ketahui. Apabila anda mulai merasakan beberapa gejala awal, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (*/ctr)
Baca juga: Mengenal Gejala dan Pencegahan Kanker Prostat Seperti yang Diidap SBY

