medikastar.id
Selama masa pandemi corona atau covid-19, pemerintah memberlakukan kebijakan work from home atau bekerja dari rumah. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona.
Salah satu institusi yang juga menjalankan upaya pencegahan penyebaran virus corona adalah institusi pendidikan atau sekolah. Berdasarkan rekomendasi dari Kementerian kesehatan, terdapat beberapa cara mencegah penularan covid-19 di institusi pendidikan.
Kegiatan belajar melalui online
Sesuai peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, sekolah dan perguruan tinggi mengatur para siswa dan mahasiswa untuk melakukan proses belajar dari rumah dalam beberapa waktu ke depan. Kegiatan belajar dilaksanakan dengan media-media online atau daring bersama guru atau dosen.
Tujuan pemberlakuan kebijakan ini adalah untuk mencegah adanya perkumpulan yang ramai. Dengan melakukan hal tersebut, upaya physical distancing dapat berjalan dengan baik.
Pemberian tugas yang beragam
Dikutip dari detik.com (9/4) Budi Trikorayanto mengatakan bahwa mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), proses belajar tidak lagi terpaku pada target kurikulum kenaikan kelas. Meski begitu, menurut Budi, hal tersebut masih sulit diterjemahkan oleh beberapa guru.
Imbasnya, beberapa media memberitakan bahwa banyak murid merasa lebih lelah ketika belajar di rumah. Ada pula yang bahkan merasa stres karena banyaknya tugas-tugas yang didapatkan dibanding saat belajar di sekolah.
Karena itu, pembelajaran yang diberlakukan bagi para murid di rumah perlu diatur sebaik mungkin, agar mereka tidak merasa bosan. Salah satu contohnya adalah dengan mengembangkan minat dan bakat para murid. Hal tersebut merupakan bentuk dari merdeka belajar yang dimaksudkan oleh Menteri Pendidikan.
Menjaga kebersihan dan kesehatan sekolah
Virus corona menular melalui benda yang sering disentuh oleh orang-orang, termasuk benda-benda yang berada di sekolah. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan sekolah perlu dijaga.
Terdapat beberapa cara menjaga kebersihan sekolah. Cara yang pertama adalah dengan melakukan disinfeksi terhadap benda-benda atau permukaan yang sering disentuh. Cara yang berikut adalah menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
Hal tersebut bertujuan untuk membunuh virus dan kuman penyebab penyakit dari lingkungan sekolah. Tak hanya di sekolah, selama masa belajar dari rumah, tindakan menjaga kebersihan juga perlu dilakukan di rumah para guru dan siswa masing-masing.
Tak hanya menyediakan sarana kebersihan, pihak sekolah dan orang tua di rumah juga perlu mensosialisasikan cara menjaga kebersihan dengan baik. Contohnya adalah cara mencuci tangan yang benar, melakukan gerakan fisik, serta mengkonsumsi makanan yang bergizi.
Memperhatikan kondisi kesehatan
Para guru dan murid perlu memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Pihak sekolah perlu menghimbau warga sekolahnya agar mengisolasi diri di rumah jika berada dalam kondisi sakit.
Dalam proses isolasi diri, perhatikanlah juga gejala-gejala covid-19 yang mungkin saja muncul. Jika warga sekolah menunjukkan gejala-gejala covid-19, ia perlu melaporkan kondisi kesehatannya pada Puskesmas atau tempat rujukkan covid-19 terdekat.
Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat
Dalam upaya perlawanan terhadap covid-19, semua pihak perlu berkoordinasi secara baik. Pihak Institusi Pendidikan perlu melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Tujuan dari koordinasi tersebut adalah agar rencana-rencana atau persiapan khusus dari Dinas Kesehatan dalam menghadapi covid-19 dapat diketahui dengan baik.
Kegiatan belajar dan mengajar bisa tetap berjalan di rumah dengan memperhatikan rekomendasi atau protokol yang ada. Dengan mengikuti rekomendasi secara taat, pencegahan penularan covid-19 di Institusi Pendidikan dapat berjalan secara baik. (har)
Baca juga: Ini Daftar Negara yang Belum Melaporkan Adanya Kasus Covid-19 & Alasannya

