Peringati Dies Natalis ke-10, Stikes Maranatha Gelar Penyuluhan Penyakit Hepatitis di Panti Asuhan Aisyiyah

Kota Kupang, medikastar.id

Para dosen dan mahasiswa Program Studi Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Maranatha Kupang menyelenggarakan penyuluhan penyakit hepatitis di Panti Asuhan Aisyiyah, Minggu (20/10).

Penyuluhan itu merupakan salah satu  kegiatan dalam rangkaian acara memperingati Dies Natalis ke-10 Stikes Maranatha pada 2 November nanti.

Koordinator kegiatan penyuluhan, Stefanus Barong, mengatakan bahwa sosialisasi itu merupakan bentuk dukungan terhadap upaya promotif dan preventif terhadap berbagai jenis penyakit yang rentan diderita masyarakat. Salah satu penyakit itu adalah hepatitis.

 “Hepatitis, terutama hepatitis A penularannya melalui jalur fecal-oral. Sehingga jika sanitasi tidak dijaga dengan baik maka sangat rentan orang tertular hepatitis. Jalur fecal-oral adalah masuknya virus ke mulut melalui benda, makanan, atau minuman yang sudah terkontaminasi tinja penderita hepatitis A,” jelas Stefanus.

“Apalagi, mereka di sini hidup dalam kelompok sehingga risiko penularannya cukup tinggi,” sambung dia.

Stefanus juga menyebut bahwa kesadaran akan penyakit hepatitis di masyarakat kita masih sangat lemah. “Dari data, hanya 1 orang dari 20 orang yang menyadari kalau dia sakit. Oleh karnea itu, untuk menyadarkan 19 orang lainnya harus dilakukan kegiatan-kegiatan seperti ini.” lanjutnya.

Sebelumnya, mereka juga sudah melakukan kegiatan serupa di beberapa titik, seperti di Pesantren Hidayatullah Batakte dan Gereja Pniel. Materi penyuluhan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kelompok masyarakat yang dikunjungi.

Ketua Program Studi Keperawatan Stikes Maranatha Ferdinandus Suban Hoda mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat.

“Sejauh ini, kegiatan-kegiatan sosial seperti ini berjalan dengan baik. Karena itu kami berharap kegiatan ini membawa dampak bagi kesehatan masyarakat. Masyarakat bisa memiliki pengetahuan terkait pencegahan dan penularan penyakit hepatitis dan dengan itu mereka dapat mencegah dan mengurangi penyakit ini,” ungkap Ferdy.

Kepala Panti Asuhan Aisyiyah, Lutfia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Stikes Maranatha yang telah memberikan materi kepada anak-anak asuhnya. Kegiatan itu, menurutnya, sangat berharga untuk membangun kesadaran anak-anak tentang pola hidup bersih dan sehat.

“Anak-anak di sini masih banyak yang suka sembunyi-sembunyi kotoran. Mudah-mudahan dengan ini mereka lebih sadar bahwa penyakit hepatitis ini berbahaya sehingga selalu menjaga kebersihan diri mereka dan juga lingkungan,” ungkapnya. (*)

Baca juga: Sekitar 1000 Orang Guru di Kota Kupang Hadiri Dedari Family Festival 2019