Kota Kupang, medikastar.id
Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan di bawah tema, “Promosi Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri.”
Sri Wahyuningsih, S.KM, M.Kes, Kabid P2P Dinkes Kota Kupang dalam laporannya yang diterima oleh media ini menerangkan bahwa beberapa kegiatan yang dilaksanakan, antara lain Lomba VLOG kesehatan jiwa antar Puskesmas, seminar deteksi dini orang dengan gangguan jiwa, dan pertemuan teknis pengelola program kesehatan jiwa.
Dijelaskan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut memiliki beberapa tujuan. Antara lain untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang isu-isu kesehatan jiwa, meningkatkan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat terhadap upaya pencegahan bunuh diri, meningkatkan pengetahun dan kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa, dan meningkatkan cakupan pasien ODGJ berat yang mengakses pengobatan dan teratur minum obat.

Terkait Lomba VLOG kesehatan jiwa antar Puskesmas, Sri dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi tenaga penyuluh kesehatan masyarakat yang terlatih untuk meningkatkan skill mereka dalam pembuatan VLOG promosi kesehatan. Selain itu, lomba ini dimaksudkan agar dapat memberikan informasi kesehatan jiwa kepada masyarakat luas melalui media kreatif dan kekinian.
Video dengan like terbanyak akan menjadi pemenang lomba ini. Pemenang lainnya akan dipilih langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang.
Hasilnya, video Ayo Cegah Bunuh Diri milik Puskesmas Oesapa yang berhasil menjuarai ajang perlombaan ini. Video ini telah ditonton sebanyak 5.841 dan disukai oleh 1,3 ribu orang. Selain video youtube Puskesmas Oesapa, Video Pencegahan Bunuh Diri dari Puskesmas Manutapen juga berhasil meraih predikat sebagai video favorit. Video tersebut telah ditonton 2.431 kali dan disukai oleh 185 orang.
Para pemenang lomba ini memperoleh hadiah yang diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam acara Seminar Deteksi Dini Orang dengan Gangguan Jiwa yang diadakan di hotel Swiss Bell Kupang, Selasa (29/10/19).

Sementara itu, seminar yang digelar di hotel Swiss Bell Kupang tersebut menghadirkan 2 narasumber utama, yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes yang membawakan materi, “Kebijakan dan strategi pemerintah Kota Kupang dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa” dan dr. D.A.P. Shinta Widari, SpKJ,MRS, yang memaparkan materi, “Peningkatan Kesehatan Jiwa Dalam Upaya Pencegahan Bunuh Diri.”
Dalam seminar ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati dalam materinya menjelaskan bahwa beberapa upaya Pelayanan Kesehatan Jiwa di Kota Kupang.
Upaya tersebut antara lain Capacity Building berupa peningkatan kemampuan dokter umum dan peningkatan kemampuan tenaga kesehatan dan pemegang program Kesehatan Jiwa di UPT Puskesmas. Selain itu, Capacity Building ada juga pendidikan kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif yang mencakup deteksi dini masalah kesehatan jiwa dan pendidikan kesehatan pada kelompok anak sekolah, baik sekolah dasar maupun sekolah lanjutan.
Hal berikutnya yang dilaksanakan ialah asuhan medis dan asuhan keperawatan yang terdiri dari pengadaan obat psikofarmaka sampai di level Puskesmas, kunjungan rumah atau home visite ODGJ pasung dan non pasung oleh petugas kesehatan PKM dan Psikiatri, rujukan kasus ke faskes tingkat II dan III, serta pendokumentasian kegiatan. (*/red)
Baca Juga: Wakil Wali Kota Kupang Soroti Jembatan Liliba yang Terkenal sebagai Tempat Bunuh Diri

