Kota Kupang, medikastar.id
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nusa Cendana (Undana) kedatangan seorang guru besar yang luar biasa, pada Selasa (09/10/18). Ia adalah Prof. Pieter J.J Sauer, Guru besar di The University of Medical Centre Gronigen, Belanda. Prof. Pieter adalah seorang ahli neonatologi yang juga menjadi visiting Profesor di Universitas Air Langga (Unair).
Prof. Pieter datang ke NTT, khususnya ke FK Undana, selain untuk memberikan kuliah umum, juga bermaksud agar FK Undana dapat mengajak dirinya menjadi visiting Profesor di FK Undana, sama seperti Unair. Dengan menjadi visiting Profesor, berbagai hal di FK Undana akan bertambah maju, seperti di bidang penelitian dan pendidikan. Bahkan kualitas pelayanan kesehatan anak di NTT juga diperkirakan akan naik dengan hadirnya profesor ini.
Tercatat bahwa Prof. Pieter sudah melakukan kerja sama dengan Indonesia selama 25 tahun. Dirinya pernah bekerja sama dengan Hasri Ainun Besari, istri B.J Habibie. Dalam kerja sama itu, Ia diminta untuk membantu Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita Jakarta. Berkat bantuannya, Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta saat ini sangat terkemuka, bahkan dapat dibandingkan dengan Rumah Sakit di Belanda.

Di FK Undana, Selasa (09/10/18), Prof. Pieter memberikan Kuliah Tamu tentang Update Management Of Early Onset Sepsis in Newborn Infants dan The Role of Microbiome in Newborn Infants. Kuliah ini diikuti oleh ratusan mahasiswa FK Undana. Hadir pada kesempatan tersebut dekan FK Undana, dr. Sangguana MJ Koamesah, MMR, MMPK. Hadir juga dr. Mahendra Tri Arif Sampurna, Sp.A. dr. Nyoman Saputra dan dr. Debora Shinta Liana, Sp.A, dosen FK Undana juga hadir pada kesempatan tersebut.
“Saya sangat bahagia atas kerja sama ini. Kami bisa belajar dari Indonesia dan Indonesia bisa belajar dari kami. Ada peningkatan yang cukup signifikan dari kerja sama di atas, terutama mengenai peningkatan pelayanan terhadap bayi baru lahir. Kita mau membantu Indonesia bagaimana menurunkan angka kematian neonatal (bayi baru lahir) karena sepsis,” tutur Prof. Pieter kepada Medika Star.
Sementara itu, dekan FK Undana, dr. Bobby Koamesah mengaku sangat bahagia dengan kedatangan Prof. Pieter. Menurutnya, ilmu-ilmu yang dibagikan oleh Prof. Pieter pada kesempatan tersebut merupakan ilmu-ilmu terupdate dari hasil-hasil riset terbaru yang tentunya sangat bermanfaat.
“Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan tamu yang luar biasa, Profesor Pieter yang sangat terkenal di Belanda. Ilmu yang Beliau berikan sangat bermanfaat dan terupdate yang merupakan hasil-hasil riset terbaru. Kami senang karena mendengar dari sumbernya langsung,” tutur dr. Bobby.

Terpisah, dr. Debora Shinta Liana, Sp.A menuturkan bahwa Prof. Pieter merupakan seorang yang luar biasa. Prof. Pieter bekerja sama dengan Rumah Sakit Harapan Kita serta Surabaya dan memiliki program yang berhasil menurunkan angka resiko sepsis di tempat itu, dimana angka resiko sepsis tersebut hampir sama dengan yang ada di Belanda.
“Jadi kenapa diundang ke sini, supaya kita belajar bahwa ilmu itu bukan hanya teori tetapi bisa diaplikasikan, asalkan kita mau,” tuturnya.
dr. Debora berharap agar dengan adanya kegiatan semacam ini, ke depan bisa terjalin hubungan kerja sama antara FK Undana dengan The University of Medical Centre Gronigen Belanda. Kerja sama tersebut misalnya ada pertukaran mahasiswa antara kedua Universitas dan juga kerja sama lainnya.
Pantauan media ini, kuliah umum ini berlangsung semarak. Para peserta kuliah nampak antusias menyimak materi yang dipaparkan oleh Prof. Pieter. (*/red)
Baca Juga : Cerita Putra NTT yang Berikan Pertolongan Medis bagi Korban Gempa di Palu dan Donggala

