Setelah Sembuh, Apakah Pasien Covid-19 Bisa Tertular Lagi?

medikastar.id

Hingga kini, telah terdapat jutaan pasien corona (covid-19) di seluruh dunia. Kabar baiknya, banyak juga pasien yang sudah mengalami kesembuhan. Hal tersebut tentu merupakan kabar yang menggembirakan bagi semua pihak.

Namun, mungkin saja masih ada kekhawatiran yang dirasakan oleh semua orang, termasuk para pasien yang sudah sembuh dari covid-19. Apakah orang yang telah sembuh dari corona bisa terkena infeksi lagi? Pertanyaan tersebut sering kali muncul dalam benak orang-orang.

Pasien covid-19 disembuhkan dengan cara mengobati gejala-gejala yang dialami dan menguatkan daya tahan tubuh mereka. Saat daya tubuh mereka menjadi kuat, virus dalam tubuh pasien akan dihancurkan. Kesembuhan pun akan didapatkan.

Dilansir dari TIME, beberapa waktu yang lalu, laporan berita dari Asia Timur menyampaikan bahwa beberapa pasien yang berasal dari Cina, Jepang, dan Korea Selatan kembali positif covid-19. Mereka diketahui kembali terkena infeksi corona setelah dites pada beberapa hari dan minggu setelah kesembuhan didapatkan.

Salah satu study yang dilakukan di Cina bahkan menyatakan bahwa 38 dari 262 pasien yang telah sembuh kembali positif setelah mereka dipulangkan. Apakah mereka terinfeksi kembali? Para ahli mengatakan bahwa kemungkinan besar mereka tidak terinfeksi lagi. Tes pasca kesembuhan yang dilakukan kemungkinan besar mendeteksi sisa infeksi yang tidak ditemukan pada tes sebelumnya.

Seorang ahli virologi dari University of Texas Medical Branch bernama Vineet Menacherry mengatakan bahwa sebuah hasil tes positif setelah kesembuhan pasien bisa menemukan sisa RNA virus dalam tubuh. Tetapi hal tersebut tidak cukup untuk menimbulkan penyakit dalam tubuh orang tersebut.

Para ahli juga menambahkan bahwa sebagai respon dari antibody tubuh terhadap virus, pasien yang telah pulih tidak mungkin terinfeksi kembali. Setidaknya mereka akan memiliki kekebalan tubuh jangka pendek. Masih banyak yang memang belum diketahui dari covid-19. Informasi ini juga bukanlah suatu kepastian dan bisa saja berubah sewaktu-waktu. Tapi inilah informasi terbaik yang bisa diberikan para ahli saat ini.

Antibodi dari covid-19 kemungkinan akan bertahan selama dua atau tiga tahun. Hal tersebut diperkirakan oleh Menacherry berdasarkan apa yang dia ketahui dari jenis virus corona yang lain. Suatu study pada tahun 2003 lalu mengenai wabah SARS mengatakan bahwa orang yang selamat memiliki antibody selama tiga tahun. Wabah SARS disebabkan oleh virus yang mirip dengan penyebab Covid-19.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa seseorang yang telah sembuh, kemungkinan besar akan memiliki antibody yang membuatnya bisa kebal terhadap infeksi covid-19 dalam jangka waktu tertentu. Akan tetapi, ia perlu menjaga daya tahan tubuhnya agar tetap kuat.

Selain pertanyaan bahwa apakah pasien sembuh bisa terinfeksi kembali, muncul juga pertanyaan, apakah aman ketika mereka hidup bersama keluarga dan tetangganya? Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyampaikan pedoman atau rekomendasi mengenai hal ini.

CDC menyampaikan bahwa pasien yang telah sembuh bisa berhenti melakukan karantina apabila mereka memenuhi beberapa persyaratan. Pasien sembuh tidak memiliki demam selama paling kurang 72 jam, tanpa bantuan obat penurun demam.

Semua gejala covid-19 lain seperti batuk dan sesak napas juga telah hilang sepenuhnya. Hal tersebut berlaku setelah tujuh hari gejala. Jika tes corona tersedia, mereka juga akan mendapatkan dua tes terpisah selama 24 jam. Dalam dua tes tersebut mereka dinyatakan negatif. Setelah itu, mereka sudah bisa dinyatakan aman.

Hingga kini, ilmu pengetahuan yang ada belum bisa memastikan apakah pasien yang pulih bisa kebal terhadap covid-19. Beberapa orang yang dites, dinyatakan kembali positif. Akan tetapi, tidak jelas apakah mereka telah terinfeksi kembali atau tes tidak bisa mendeteksi tingkat virus rendah yang masih ada dalam tubuh pasien.

Karena itu, untuk sementara waktu, rekomendasi terbaik bagi mereka yang telah sembuh dari covid-19 adalah menghindari orang berusia tua dan kelompok rentan lainnya. Pasien yang telah sembuh dan orang-orang yang berada di sekitarnya juga harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang diberikan selama masa pandemi ini.

Selama semua orang mengikuti rekomendasi dan protokol yang diberikan, pasien sembuh juga bisa kembali menjalani hidupnya secara normal. Jadi, tidak ada alasan untuk menolak mereka. Tetaplah saling dukung untuk mengatasi pandemi covid-19 sekarang ini.(*/Har)

Video:  A Short Movie-Cegah Corona

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=mTuwdCQv8oQ[/embedyt]