Cara Sederhana Memperkuat Daya Tahan Tubuh

medikastar.id

Virus corona dapat menginfeksi siapa saja tanpa terkecuali. Untuk melawan penyebarannya, masyarakat harus tetap menjalankan setiap arahan kesehatan yang diberikan dengan taat. Salah satunya adalah menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat. Daya tahan tubuh yang kuat diperlukan untuk mencegah dan melawan virus atau penyebab penyakit lain yang hendak membuat tubuh sakit.

Banyak sekali tips-tips yang mungkin saja terdengar rumit untuk dilakukan dalam menjaga daya tahan tubuh. Oleh karena itu, berikut ini merupakan beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dilansir dari healthline, terdapat beberapa cara praktis penguat daya tahan tubuh yang bisa dijalankan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Cara yang pertama adalah tidur atau istirahat yang cukup. Kualitas tidur yang buruk membuat tubuh rentan terhadap infeksi penyakit.

Tidur yang cukup akan memperkuat sistem kekebalan tubuh secara alami. Saat kekebalan tubuh kuat, maka virus dan penyebab penyakit lain tidak akan mudah menyerang tubuh.

Lama waktu tidur yang baik bagi orang dewasa adalah tujuh jam atau lebih. Remaja membutuhkan delapan sampai 10 jam untuk tidur. Sedangkan, anak-anak dan bayi membutuhkan waktu kurang lebih 14 jam untuk tidur setiap harinya.

Cara yang kedua adalah mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Selain beras, serta daging dan ikan, makanan yang wajib dikonsumsi adalah sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Jenis-jenis makanan tersebut sangat kaya akan antioksidan. Antioksidan berfungsi untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain itu, serat dalam makanan yang berasal dari tumbuhan akan memberi makan mikrobioma atau komunitas bakteri sehat pada usus seseorang. Mikrobioma usus yang kuat akan memperkuat kekebalan tubuh. Hal tersebut dapat membantu mencegah patogen berbahaya memasuki tubuh melalui saluran pencernaan.

Lebih jauh lagi, sayuran dan buah-buahan mengandung berbagai macam vitamin dan mineral. Vitamin C dan E memiliki fungsi sebagai antioksidan tubuh. Makanan yang mengandung vitamin C antara lain jeruk, anggur, buah kiwi, sayur brokoli, strawberi, dan daun kelor. Vitamin E terdapat dalam makanan seperti bayam, kuaci, alpukat, dan lain sebagainya.

Sementara itu, mineral seperti zinc berfungsi untuk membantu dalam produksi sel imun tubuh. Zinc terdapat dalam makanan seperti bawang putih, biji wijen, hingga tiram. Ada pula omega-3 yang berfungsi untuk melawan peradangan dan menjaga kesiapan sistem imun. Makanan yang mengandung omega-3 antara lain ikan tuna, salmon, hingga sardin, dan kacang-kacangan.

Masih banyak lagi kandungan sayuran dan buah-buahan yang penting bagi tubuh. Oleh karena itu, bahan makanan tersebut perlu dikonsumsi dengan rutin.

Cara ketiga adalah melakukan gerakan fisik yang cukup. Gerakan fisik atau olahraga yang berlebihan akan menekan sistem kekebalan tubuh. Sebaliknya, kurangnya gerakan fisik atau rebahan sepanjang hari akan membuat metabolisme tubuh tidak berjalan dengan baik sehingga daya tahan tubuh akan melemah.

Olahraga atau gerakan fisik yang sedang dapat mengurangi peradangan dan membantu sel kekebalan tubuh beregenerasi secara teratur. Contoh gerakan fisik sederhana yang dapat diterapkan adalah senam, berjalan cepat, jogging, bersepeda, dan lain-lain. Setidaknya seseorang perlu melakukan olahraga sedang selama 150 menit setiap minggu.

Cara yang keempat adalah tetaplah terhidrasi atau rajin minum air putih. Hidrasi memang tidak selalu melindungi seseorang dari virus atau bakteri penyebab penyakit. Akan tetapi, pencegahan terhadap dehidrasi berguna untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala, serta menurunnya kemampuan fisik. Melemahnya kemampuan fisik yang dimaksud seperti tidak fokus, suasana hati terganggu, dan menurunnya fungsi hati dan ginjal.

Seseorang perlu meminum air yang cukup setiap hari. Tanda dari minum air yang cukup adalah urin berwarna kuning pucat. Air putih yang direkomendasikan adalah yang terbebas dari kalori dan zat tambahan seperti gula.

Rekomendasi banyaknya air yang perlu diminum setiap hari adalah delapan gelas. Akan tetapi, pedoman sederhana yang bisa diterapkan adalah minum air saat sedang merasa haus dan berhenti ketika tidak haus lagi.

Cara yang kelima adalah manajemen stres. Menghilangkan stres dan kecemasan adalah kunci dari kuatnya daya tahan tubuh. Stres berkepanjangan yang dialami seseorang dapat meningkatkan peradangan, serta fungsi sel imun yang tidak seimbang.

Terdapat beberapa aktivitas sederhana yang bisa menurunkan stres. Aktivitas tersebut antara lain menulis, meditasi, gerakan fisik, hingga yoga, dan lain sebagainya. Menjaga mental dari stres akan membuat sistem imun tubuh tetap berfungsi dengan baik.

Bukan hanya dalam masa pandemi, daya tahan tubuh perlu dijaga agar tetap kuat setiap hari. Daya tahan tubuh yang kuat akan melindungi tubuh dari serangan virus dan penyebab penyakit lainnya. (*/Har)

Video: A Short Movie-Cegah Corona

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=mTuwdCQv8oQ[/embedyt]