Simulasi New Normal Nongkrong di Café

medikastar.id

Salah satu tempat yang cukup dirindukan banyak orang, khususnya kawula muda selama masa pandemi adalah café. Sebelum covid-19 merebak, café menjadi salah satu tempat berkumpul yang menyenangkan. Café adalah tempat untuk melepas lelah, berinteraksi, hingga mencari makanan yang lezat.

New normal yang akan dijalankan membuat banyak tempat-tempat usaha akan kembali berjalan seperti biasa, termasuk café. Karena itu, sebelum nongkrong lagi di tempat makan yang hits ini, mari pahami simulasi new normal bagi bisnis café.

Kehidupan normal yang baru atau new normal dapat diartikan sebagai upaya percepatan penanganan covid-19 dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan sosial ekonomi. Kunci dari keberhasilan upaya ini adalah masyarakat yang menjalankan aktivitas masing-masing. Artinya, jika masyarakat tetap patuh dan taat terhadap setiap anjuran yang diberikan, keadaan akan tetap aman. Sebaliknya, jika tidak terdapat ketaatan, maka keadaan dipastikan akan memburuk.

Terdapat beberapa anjuran yang diberikan oleh Gugus Tugas Percerpatan Penanganan Covid-19 dalam menjalankan bisnis seperti café. Anjuran-anjuran ini juga bisa diterapkan di tempat-tempat makan lainnya.

Sebelum pergi ke tempat umum seperti café, kita perlu terus mengingat untuk menggunakan masker kain. Penggunaan masker bertujuan untuk meminimalisir penularan virus corona dari satu orang ke orang yang lainnya.

Di sisi lain, tempat-tempat makan dan nongkrong seperti café wajib menyediakan perlengkapan mencuci tangan dan sabun. Perlengkapan tersebut bisa diletakkan di depan pintu masuk. Karena itu, sebelum masuk, pengunjung wajib mencuci tangan dengan langkah-langkah cuci tangan yang benar.

Setelah itu, pelanggan café perlu melakukan perlindungan pada pintu masuk dan keluar dari gedung yang hendak dimasukinya. Caranya adalah dengan tidak menyentuh gagang pintu, melainkan membukannya dengan menggunakan lengan atau siku. Selain melindungi tempat masuk, pengunjung juga bisa terlindungi dari virus yang bisa saja terdapat pada gagang pintu.

Untuk melakukan pemesanan dan pembayaran, biasanya orang-orang akan menggunakan uang tunai. Namun pada masa new normal, disarankan pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan uang elektronik. Tujuannya adalah untuk mencegah penularan melalui uang tunai.

Meski telah berada di dalam gedung café, alangkah baiknya masker terus digunakan oleh pelanggan. Masker baru boleh dilepas ketika makanan yang dipesan hendak dikonsumsi. Selain pelanggan, orang-orang yang bekerja di café seperti koki, kasir, dan pelayan juga wajib menggunakan masker. Face shield atau pelindung wajah juga disarankan bagi mereka untuk digunakan.

Selain menggunakan masker, ingat juga untuk selalu menjaga jarak. Pemilik café sebaiknya mengatur tempat duduk sedemikian rupa agar physical distancing bisa dijalankan. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan tanda pada tempat yang tidak boleh diduduki.

Selanjutnya, tempat duduk atau kursi dan meja, serta benda-benda yang sering disentuh oleh pengunjung perlu dibersihkan secara rutin. Proses pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan disinfektan.

Tak ketinggalan, perlengkapan makan dan minum hingga alat masak yang digunakan juga harus dipastikan agar dicuci secara bersih oleh pihak pengelola café. Tujuannya untuk membunuh virus dan kuman penyebab penyakit lainnya yang mungkin saja tertinggal.

Cara-cara tersebut bisa diterapkan saat pengunjung café ingin mendatangi tempat tersebut. Akan tetapi, jika café yang hendak didatangi terlihat ramai, pengunjung sebaiknya mencari tempat lain yang lebih sepi. Hal ini dikarenakan keramaian dapat memicu penyebaran covid-19 secara mudah dan lebih cepat.

New normal atau kehidupan normal yang baru memang akan membuat masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal. Meski begitu, terdapat beberapa hal baru sebagai protokol kesehatan yang perlu diterapkan. Penerapan protokol kesehatan secara taat akan melindungi masyarakat dari infeksi covid-19.

Banyak orang tentu sudah merindukan suasana café atau tempat lainnya. Karena itu, saat tempat-tempat tersebut telah dibuka kembali, jangan lupa untuk menegakkan protokol kesehatan agar tidak menularkan virus. (har)

Baca juga: Apakah Virus Corona Dibuat oleh Manusia? Ini Kata Ahli