Kota Kupang, medikastar.id
Dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, Poltekkes Kemenkes Kupang menggelar ujian Computer Based Test (CBT) bagi calon mahasiswa baru yang telah mendaftarkan diri secara online, Senin (03/05/2021). CBT bagi calon mahasiswa baru tersebut yang dilaksanakan secara serentak di waktu yang bersamaan di seluruh Poltekkes Kemenkes se-Indonesia.
Di Poltekkes Kemenkes Kupang, CBT dilaksanakan di kampus kebidanan, walikota Kupang dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan jumlah peserta yang terbatas. Pantauan media ini, sebelum memasuki ruangan ujian, para peserta ujian terlebih dahulu diukur suhu tubuhnya dan diwajibkan untuk mencuci tangan. Jarak antara satu peserta dengan peserta lainnya pun diatur dengan baik.
Lebih jauh, para peserta ujian masih harus masuk ke 2 ruangan yang berbeda sebelum memasuki ruang ujian. Di ruangan pertama, selain kelengkapan administrasi diperiksa oleh petugas, para peserta diberikan masker baru dan juga handscone untuk dikenakan. Dengan begitu, para peserta mengerjakan soal-soal ujian dengan menggunakan handscone. Semua barang bawaan peserta disimpan di ruangan ini dan tidak diperkenankan dibawa masuk ke ruang ujian.
Di ruangan kedua, para peserta diberikan waktu untuk mendengar arahan terkait tutorial mengerjakan CBT. Terpantau jarak antar para peserta di ruangan ini pun diatur dengan sangat baik. Selain itu, setiap kali masuk dan keluar ruangan, tangan peserta langsung dibersihkan dengan menggunakan hand sanitiser.
Terkait pelaksanaan CBT, Pembantu Direktur III Poltekkes Kemenkes Kupang, Wilhelmus Olin menjelaskan bahwa jumlah total calon mahasiswa baru yang mengikuti ujian CBT tersebut sebanyak 1.326 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 800 peserta di kampus utama Poltekkes Kemenkes Kupang, 214 peserta di Prodi Keperawatan Waingapu, 212 peserta di Prodi Keperawatan Waikabubak, dan 100 peserta di Prodi Keperawatan Ende.
Ia menjelaskan bahwa CBT yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Kupang dibagi dalam beberapa sesi dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang peserta di setiap sesi. Mengingat pembangian jumlah peserta yang cukup terbatas per sesi itulah yang membuat pelaksanaan CBT berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
“Selain ini, kita juga akan membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur mandiri. Informasi mengenai pendaftaran tersebut akan kita sampaikan setelah CBT ini,” jelasnya.
Wilhelmus juga memaparkan bahwa saat ini Poltekkes Kemenkes Kupang juga membuka pendaftaran mahasiswa baru program Pendidikan Jarak Jauh atau PJJ. Sistem pendidikan ini hampir sama dengan yang telah diterapkan oleh Universitas Terbuka (UT).
“Hanya saja mahasiswa nantinya berpraktik di lokus setempat, misalnya jika di Flores maka mahasiswa bersangkutan bisa berpraktik di Ende, sementara yang di Sumba bisa berpraktik di Waingapu atau di Waikabubak, jadi mahasiswa tidak perlu harus datang ke Kupang,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa program PJJ terbuka untuk umum, terutama untuk para lulusan SMK Kesehatan. Untuk saat ini, program PJJ ini baru dibuka untuk jurusan kebidanan dan juga keperawatan. (*/Red)
Video: AYO! DAFTAR JADI MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES KUPANG
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=70AxQbRFwwE[/embedyt]
