Kefamenanu, medikastar.id
Tentara Nasional Indonesia(TNI) Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat melakukan pembacaan ayat Al-Quran dan Tausiah bersama dalam rangka memperingati hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H/2018 M.
Kegiatan ini bertempat di Masjid Al – Hidayah, Desa Eban, Kecamatan Miomafo Barat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebuat diantaranya, Mayor Inf. Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol (Dansatgas Pamtas Sektor Barat), Ky. Ismail Zajuli (Pendakwah ), Haji Ali Kosa ( Ketua MUI TTU ), Abanteng ( Ketua BanserTTU ) dan umat muslim di sekitar kecamatan Miomaffo Barat.
Mayor Inf. Hendra Saputra dalam sambutannya, Jumat (30/11/12) mengatakan, kita patut bersyukur dan panjatkan kehadiran Allah SWT bahwa sampai dengan saat ini dapat menyelenggarakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H / 2018 M. Ia juga menekankan pentingnya hikmah yang harus diambil dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H / 2018 M sebagai hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.
“Bagaimana kita mengambil hikmah dari kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H / 2018 M sebagai tauladan dalam kehidupan. Marilah kita mengambil tauladan Nabi Muhammad SAW guna melaksanakan kehidupan dan dalam pelaksanaan tugas,” tandasnya.
Kegiatan Tausiah oleh Ky. Ismail Zajuli dengan Tema “Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW menyampaikan, mengaji harusnya mendegarkan, merasakan dan diamalkan. Maka meneladani Nabi Muhammad SAW hidup kita pasti akan selamat sampai di akhirat dan berpeganglah pada tali agama yaitu Al-Quran karena menjalin hubungan dengan Allah SWT dan hubungan kepada sesama.
“Sopan dan Ahlak yang baik dapat membuat kehidupan makmur dan saya yakin jika manusia Negara Indonesia ahlaknya baik dapat membuat kehidupan makmur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena inilah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW,” Ungkapnya.
Ky. Ismail juga berharap kegiatan ini dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian bibit kelor dan ramah tamah dengan masyarakat disekitar masjid. (Santos)
Baca Juga: Dosen Akper Maranatha Kupang ini Raih Juara dalam Lomba Menulis Opini

