Vaksin Covid-19 Paling Murah dan Manjur: Iman, Aman dan Imun

medikastar.id

Pandemi yang masih berlangsung membuat jumlah kasus Covid-19 terus meningkat setiap harinya. Hingga kini berbagai pihak terkait terus berjuang untuk menghadirkan vaksin Covid-19 bagi masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Kabar mengenai harganya pun mulai tersiar melalui media-media. Untuk mendapatkannya, masyarakat diperkirakan harus mengeluarkan uang dengan kisaran puluhan hingga ratusan ribu rupiah.

Meski begitu, Ketua Sub Bidang Mitigasi Perubahan Perilaku Satgas Covid-19, Brigjen (Purn) Drs. Irwan Amrun, M.Psi mengatakan bahwa ada vaksin yang memiliki harga paling murah dan manjur. “Vaksin” tersebut adalah iman, aman dan imun.

“Vaksin itu mahal. Penegakkan hukum juga mahal. Yang paling efektif adalah melakukan vaksin perubahan perilaku dengan wajib iman, aman, dan imun,” kata Irwan dalam talkshow Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 dan Antisipasi Klaster Demo yang bertempat di Graha BNPB, Jakarta pada Selasa (6/10) seperti dilansir covid19.go.id.

Lantas, apa yang dimaksud dengan iman, aman, dan imun? Dijelaskan oleh Irwan bahwa ketiganya merupakan bagian dari proses penerapan protokol kesehatan secara taat dan disiplin.

Iman memiliki arti kepercayaan kepada Tuhan. Masyarakat perlu meyakini bahwa ketika Tuhan mengizinkan pandemi Covid-19 terjadi, maka Ia pasti akan memberikan jalan keluar bagi masyarakat. Dengan beriman, masyarakat akan memiliki keyakinan, ketahanan, dan rasa tidak mudah menyerah terhadap masa sulit yang sedang dialami.

Di sisi lain, iman yang dimiliki bisa membuat masyarakat menjadi lebih waspada. Kewaspadaan yang dimiliki akan membuat masyarakat lebih patuh dalam menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan.

Selanjutnya, aman memilliki arti penerapan protokol kesehatan 3M. 3M yang dimaksud adalah mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak aman. Kebiasaan-kebiasaan ini merupakan bentuk gaya hidup positif baru yang perlu terus dilatih dan dilakukan setiap hari.

Penerapannya dapat dimulai dari rumah masing-masing hingga tempat umum. Dengan menerapkan protokol kesehatan 3M, masyarakat dapat terlindungi dan aman dari ancaman penularan Covid-19.

Selain itu, ada pula imun. Imun merupakan bentuk tindakan untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Hal-hal yang bisa diterapkan adalah rajin berolahraga atau beraktivitas fisik, berjemur matahari pagi, konsumsi makanan dengna gizi seimbang, serta beristirahat dengan cukup.

Lebih jauh lagi, dalam talkshow berbeda yang dilaksanakan di tempat dan hari yang sama, terdapat pembahasan mengenai pengaruh ketenangan dalam proses penyembuhan pasien Covid-19.

Spesialis Paru dan Konsultan Intensivist dan Gawat Nafas di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Dr. Dewiyana Andari Kusmana, SpP (K) mengatakan bahwa pasien Covid-19 yang merasa tenang, pasrah, serta yakin jauh lebih mudah sembuh dibandingkan mereka yang takut.

“Kalau gelisah terus maka semakin tegang dan makin banyak penyakit lainnya yang dimunculkan,” Ujar Dr. Dewiyana Andari dalam talkshow Pentingnya Iman, Aman, dan Imun.

Dalam kesempatan yang sama juga hadir secara daring seorang penyintas Covid-19 bernama Turyono. Ia adalah seorang rohaniawan dari Tegal, Jawa Tengah yang pernah menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit selama 30 hari dengan label OTG atau orang tanpa gejala.

Dalam kesaksiannya, Turyono mengatakan bahwa terapi yang dilakukannya selama isolasi adalah olahraga, bernyanyi, dan berdoa. Pasien sembuh yang kini menjadi relawan Covid-19 itu juga menambahkan bahwa salah satu hal yang paling berbahaya dari Covid-19 adalah ketakutan. Seperti yang diketahui, ketakutan bisa membuat imunitas menjadi turun.

“Kalau kita bersuka cita, bergembira, itu akan menjadi support. Makanya saya hanya istirahat, olahraga, bernyanyi, dan berdoa. Itu sebagai pengganti infus semangat yang membuat saya kuat,” jelas Turyono via aplikasi Zoom.

Contoh tersebut menegaskan bahwa iman, aman, dan imun pun dapat menjadi “obat” atau cara yang manjur dalam menangani Covid-19. Untuk menerapkan ketiga hal tersebut dibutuhkan perilaku yang taat.

Karena itu, sambil menantikan hadirnya vaksin dan obat yang akan digunakan secara luas, maka prinsip iman, aman dan imun bisa digunakan dan dijalankan oleh semua orang. Dengan menjalankannya, masyarakat dapat terlindungi dari Covid-19 tanpa mengalami kerugian apapun.

Video: Tetap Optimis, Kita Bisa!

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=wBggnhBCiOE[/embedyt]