Hal-hal yang Harus Diperhatikan dari Penggunaan Masker Kain

medikastar.id

Masker menjadi salah satu benda wajib yang harus dibawa dan digunakan oleh masyarakat selama masa pandemi covid-19. Masker yang dianjurkan untuk digunakan oleh orang dengan kondisi sehat adalah masker kain. Penggunaannya diharuskan bagi mereka yang ingin menjalankan aktivitasnya di luar rumah.

Dalam pemakaian masker kain, terdapat beberapa aturan yang mesti diperhatikan. Jika tidak, masker kain yang digunakan malahan akan menjadi sumber penyakit baru bagi tubuh.

Bahan dan Lapisan Kain

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahan dan bentuk dari masker kain. Bahan pembuatan masker kain yang bisa digunakan adalah bahan cotton. Alasannya karena kain yang berbahan dasar kapas ini memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap cairan.

Masker kain yang dijual di jalanan biasanya menggunakan bahan cotton. Namun, ada beberapa orang yang membuat atau menjual masker dengan hanya memiliki satu lapis kain atau satu layer.

Hal ini tentu tidak cukup baik bagi upaya pencegahan masuknya virus. Alasannya karena masker kain dengan satu layer tak akan cukup baik untuk mencegah partikel melewatinya. Jadi, pastikan masker kain yang digunakan terdiri dari dua hingga tiga lapis kain atau layer.

Selain bahan cotton, bahan woven juga bisa digunakan. Sedangkan, bahan-bahan yang perlu dihindari adalah wol atau kain lain yang bisa menyebabkan iritasi atau alergi pada wajah dan saluran pernapasan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ukuran masker yang harus pas dengan wajah pengguna. Tujuannya agar masker kain bisa menutup area hidung, mulut, serta dagu secara baik.

Lama Waktu Penggunaan

Masker kain memang tidak seefektif masker N95 dan masker bedah dalam mencegah penularan covid-19. Tapi, setidaknya masker kain cukup berguna dalam mengurangi risiko penyebaran virus, dari pada tidak sama sekali. Masker N95 dan masker bedah dapat digunakan selama delapan jam, selama tidak basah dan tidak terciprat cairan.

Lain halnya dengan kedua masker yang digunakan khusus bagi tenaga kesehatan tersebut, masker kain yang digunakan oleh orang sehat hanya diperbolehkan dipakai selama empat jam. Alasannya karena dari segi bahan, masker N95 dan masker bedah menggunakan bahan yang kedap air. Sementarai itu, masker kain menggunakan bahan yang mudah menyerap cairan. Semakin lama digunakan, masker kain akan makin lembab dan basah.

Udara yang dihembuskan dari saluran pernapasan pengguna pun mengandung tetesan air. Biasanya tetesan air tersebut mengandung bakteri, virus, protein, dan senyawa lainnya. Meski telah mengering, senyawa-senyawa tersebut masih menempel pada kain. Kumpulan bahan terlarut tersebut juga dapat menarik lebih banyak partikel lagi. Selain itu, partikel virus corona pun bisa tertangkap oleh masker kain.

Alhasil, semakin lama dipakai, bisa jadi pengguna masker akan memiliki risiko kontaminasi silang yang makin tinggi. Kontaminasi silang merupakan perpindahan organisme berbahaya antar manusia atau melalui benda tertentu.

Mengganti dan Mencuci Masker Kain

Karena waktu penggunaanya yang cukup terbatas, sebaiknya seseorang memiliki dan membawa cadangan masker kain. Apalagi jika orang tersebut hendak beraktivitas dalam waktu yang lama. Saat masker yang dipakai sudah basah, segeralah ganti dengan masker cadangan yang dibawa. Sementara itu, masker yang telah digunakan harus dimasukan ke dalam sebuah tempat atau kantong khusus dan di tutup rapat.

Lebih jauh lagi, masker kain dapat digunakan ulang. Akan tetapi, sebelum digunakan ulang, cucilah terlebih dahulu. Cara mencucinya pun tak boleh asal-asalan. Setelah sampai di rumah, gunakanlah sabun dan air yang sangat hangat untuk mencuci masker kain yang sudah dipakai. Setelah itu, jemurlah hingga kering sebelum digunakan kembali.

Meski cukup sepele, tapi mencuci masker adalah hal yang sangat penting untuk mencegah terjadinya penularan covid-19. Selain covid-19, tidak mencuci masker bisa saja menyebabkan penyakit-penyakit lainnya. Mencuci masker berguna untuk menghancurkan sisa bakteri atau virus yang masih menempel pada permukaan kain sehingga masker kain menjadi lebih aman.

Masker kain adalah benda yang sangat berguna dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona. Tapi, perhatikanlah bahan, bentuk, serta jagalah kebersihannya agar kita dapat terlindungi dari penyakit, bukan sebaliknya. (har)

Baca juga: Ini 5 Provinsi dengan Tingkat Kematian Covid-19 di Bawah 1 Persen