medikastar.id
Pandemi yang sedang berlangsung membuat siapa saja bisa terkena infeksi Covid-19. Untuk mengetahui kondisi tubuh yang telah tertular virus, dibutuhkan tes yang tepat. Tujuannya untuk memastikan apakah seseorang telah benar-benar terinfeksi atau bebas dari virus Corona. Dalam waktu belakangan ini, kita sering mendengar beberapa istilah yang dipakai untuk menyebutkan jenis tes yang diterapkan.
Ketiga jenis tes yang tentu sering didengar oleh kita adalah tes molekuler, antigen, dan antibodi. Lantas, apa yang menjadi perbedaan tiga tes Covid-19 tersebut? Dirangkum dari FDA, berikut adalah perbedaan-perbedaannya.
Tes Molekuler
Tes ini lebih akrab dengan sebutan tes RNA, tes PCR, atau tes swab. Disebut demikian karena sampel yang diambil adalah cairan atau saliva yang berasal dari nasofaring atau bagian tenggorokan di belakang hidung. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara usap atau swab.
Tes PCR memiliki tingkat keakuratan paling tinggi sehingga tidak memerlukan tes tambahan lagi. Hasil tes menunjukkan diagnosis aktif dari infeksi virus Corona.
Hasil tesnya bisa diperoleh di hari yang sama hingga seminggu atau lebih. Lama waktunya tergantung pada lokasi tes atau laboratorium, serta ketersediaan peralatan.
Tes Antigen
Kita mengenal tes antigen dengan istilah rapid test atau swab antigen. Sebagian besar tes dilakukan dengan cara mengusap hidung atau swab. Hasil tes ini bisa diperoleh dalam waktu hanya 15 hingga 40 menit setelah tes dilakukan.
Meski hasilnya dapat diperoleh secara cepat, namun tingkat keakuratannya jauh lebih rendah dibandingkan tes swab. Hal tersebut dikarenakan false positive dapat terjadi, terutama pada daerah yang masih memiliki jumlah kasus yang sedikit.
Karena itu, setelah tes yang dapat dilakukan tanpa uji laboratorium ini dilakukan, tes swab masih harus dilakukan. Tujuannya untuk memastikan kondisi tubuh dari individu yang bersangkutan.
Tes Antibodi
Tes antibodi biasa juga disebut sebagai tes darah atau serology test. Untuk mendapatkan sampelnya, tes dilakukan dengan menggunakan tongkat di jari guna mengambil darah dari ujung jari seseorang. Dari darah tersebut akan diperoleh antibodi. Antibodi diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh guna melawan virus yang menyerang tubuh.
Hasil tes ini bisa diperoleh pada hari yang sama atau dalam waktu satu sampai tiga hari. Lebih lanjut, tes ini hanya bisa menunjukkan apakah seseorang telah terinfeksi Covid-19 di masa lalu atau tidak. Alasannya karena antibodi baru dapat dideteksi dalam waktu beberapa hari setelah seseorang terinfeksi. Jadi, tidak disarankan untuk melakukan tes ini hingga seseorang memiliki gejala dalam waktu 14 hari.
Tes Covid-19 menjadi salah satu hal wajib yang diberlakukan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan antar daerah. Karena itu, pastikan anda mendapatkan tes yang tepat atau sesuai dengan anjuran yang ada. (har/fda)
Baca juga: Tenaga Kesehatan yang Bertugas Melakukan Tes Covid-19

