medikastar.id
Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung agaknya mendatangkan stres bagi kita maupun sebagian besar masyarakat lain. Ada yang dihadapkan pada masalah ekonomi, pendidikan, relasi, dan tentunya kesehatan. Jika tidak diatasi secara baik, gangguan pikiran yang dialami akan membuat masalah-masalah dalam kehidupan kita menjadi semakin parah.
Untuk mengatasinya, salah satu hal terbaik yang perlu kita lakukan adalah memahami jenis-jenis stres. Masalah kesehatan mental tersebut dapat dikategorikan berdasarkan level atau tingkat keparahannya. Berdasarkan hal tersebut, terdapat empat jenis stres yang disebut hipo stress, eustress, hiper stress, dan distress.
Hipo Stress
Hipo stress merupakan tingkatan stres yang terbilang rendah. Penyebabnya karena tidak adanya tantangan dalam suatu aktivitas atau pekerjaan. Dalam level ini, kita biasanya bersikap apatis dan bosan. Kurangnya tekanan atau tantangan tersebut dapat membuat kita mengalami rasa frustrasi dan mengakibatkan stres.
Di masa pandemi, sebagian dari kita mungkin saja memiliki ruang gerak yang terbatas. Alhasil, aktivitas-aktivitas rutin pun tak bisa dikerjakan. Bagi orang-orang yang sudah terbiasa dihadapkan pada kegiatan yang padat dan tantangan yang banyak, ketiadaan hal-hal tersebut dapat mengganggu pikiran atau suasana hati.
Eustress
Eustress merupakan kondisi meningkatnya tekanan kita peroleh. Di level ini, kita biasanya mulai mengalami perasaan tertantang atau terangsang, sehingga kinerja dan semangat yang kita berikan pada suatu pekerjaan bisa bertambah sampai pada puncaknya.
Dapat dikatakan, orang yang sedang mengalami eustress memiliki daya fokus dan gairah kerja yang tinggi. Rasa stres pada tingkatan ini memiliki daya tekanan yang cukup atau tidak lebih maupun kurang. Kondisi ini biasa disebut sebagai tekanan positif yang menghasilkan perkembangan.
Dengan adanya masa pandemi, sebagian dari kita kemungkinan mendapatkan tantangan positif yang membuat kehidupan lebih bergairah. Contohnya dalam hal mengembangkan bisnis atau usaha, belajar hal baru, dan lain sebagainya. Orang yang mengalami eustress dapat memanfaatkan tantangan di masa pandemi untuk menjadi lebih maju dan berkembang.
Hiper stress
Hiper stress merupakan kondisi stres yang sudah berada pada level tinggi. Pada tingkatan ini, kinerja kita akan mulai terganggu karena tekanan berat yang sulit ditanggung. Kita pun akan mulai mengeluh karena kelelahan, menjadi lepas kendali, serta tidak mampu mengatasi suatu masalah yang datang.
Jika kita mengalami hiper stress, kehilangan fokus dan konsentrasi pun dapat terjadi pada kita. Alhasil, segala hal yang kita lakukan tidak dapat menjadi optimal dan malah mengahasilkan sesuatu yang buruk. Contohnya adalah saat kita dihadapkan pada masalah ekonomi, kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba, kehilangan sesuatu yang berharga, dan lain sebagainya.
Distress
Distress merupakan kondisi hiper stress yang telah dialami dalam jangka waktu lama dan sudah berlarut-larut. Tingkatan ini sudah sangat serius dan berpotensi tinggi mengancam jiwa kita, jika tidak diatasi secara cepat dan serius.
Hal ini biasanya dialami oleh orang-orang yang sudah berusaha dengan maksimal, namun terus menemui kegagalan. Orang yang terus memendam permasalahannya sendiri dalam waktu lama dan tidak memiliki jalan keluar pun memiliki risiko tinggi untuk mengalami distress.
Pengendalian stres sangat mempengaruhi kondisi kesehatan dan aspek lain di dalam kehidupan kita. Karena itu, jika kita sedang mengalami gangguan pikiran, kenalilah jenis stres yang sedang kita alami dan carilah cara terbaik untuk mengatasinya.
Baca juga: Masa Pandemi Buat Sampah di Rumah Menumpuk? Mari Pelajari Cara Pengolahannya

