Kota Kupang, medikastar.id
Poltekkes Kemenkes Kupang kembali menghasilkan Ahli Madya dalam bidang kesehatan dengan jumlah yang cukup fantastis, yakni sebanyak 1197 lulusan.
Lulusan ini terdiri atas program regular sebanyak 672 orang dan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebanyak 525 orang. Lulusan tersebut berasal dari Program Studi (Prodi) Keperawatan Kupang, Keperawatan Ende, Keperawatan Waingapu. Juga dari Prodi Kebidanan, Kesehatan Lingkungan, Farmasi, Keperawatan Gigi, Gizi, dan Analis Kesehatan.
Untuk program RPL para lulusan berasal dari Prodi Keperawatan Kupang, Keperawatan Ende, Keperawatan Waingapu, Kebidanan, Kesehatan Lingkungan, Farmasi, dan Keperawatan Gigi.
Acara Wisuda dan Angkat Sumpah Ahli Madya Kesehatan Poltekkes Kemenkes Kupang ini digelar di Milenium Ballroom Kupang. Acara ini dibagi dalam 2 hari, yakni Selasa (18/09/18) dan Rabu (19/09/18).
“Wisuda merupakan sebuah tahapan yang menandakan selesainya satu tahap kehidupan belajar di kampus dengan status sebagai mahasiswa dan terbukanya pintu tahapan selanjutnya untuk berkarya,” ungkap Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R.H Kristina, SKM., M.Kes.

Ia pada kesempatan tersebut mengungkapkan kebanggaan dan kebahagiaannya atas keberhasilan yang dicapai oleh para wisudawan.
“Kami dengan penuh bangga dan bahagia menyampaikan penghargaan dan mengucapkan selamat atas keberhasilan saudara dalam menyelesaikan studi di Poltekes Kemenkes Kupang,” ujarnya.
Lebih jauh, kepada semua yang hadir, Kristina menyinggung soal berbagai terobosan dan juga berbagai hal yang telah diraih oleh Poltekkes yang tengah dipimpinnya ini. Bahwa saat ini pihaknya berkomitmen teguh untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kapasitas kelembagaan. Salah satunya, ialah bahwa pihaknya tengah mempersiapkan diri untuk beralih status menjadi Badan Layanan Umun (BLU).
Selain itu, dikatakan pula bahwa Poltekkes Kemenkes Kupang membuka Prodi Diploma IV Sanitasi Kesehatan Lingkungan, Diploma IV Kebidanan, Pusat Unggulan Studi (Center of Exellent/CoE). Juga Unit Pengembangan Pendidikan Profesional Kesehatan, serta mengembangkan sistem pembelajaran berbasis virtual.
Terkait sumber daya manusia, Kristina menjelaskan bahwa Poltekkes Kemenkes Kupang terus berupaya untuk memperkuat peran dan fungsi tenaga pendidik. Khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada kebutuhan dan masalah kesehatan lokal di NTT. Saat ini, tenaga pendidik Poltekkes Kemenkes Kupang berjumlah 178 dosen berkualifikasi Magister Kesehatan dan 8 Doktor bidang kesehatan.
“Sejak tahun 2014 silam, Poltekkes Kemenkes Kupang telah menjadi salah 1 dari 2 Poltekkes di Indonesia yang diberi ijin penyelenggaraan jarak jauh (PJJ) keperawatan dan kebidanan oleh Kemenristek Dikti,” lanjutnya.
next page
Baca Juga : Soal Balita Penderita Hidrosefalus, Begini Kata Kadis Kesehatan Matim

